Pemkab Balangan Pererat Sinergitas Bersama Bank Kalsel

“Alhamdulillah berkat dukungan yang sangat baik sekali dari pemegang saham termasuk juga dari Pemerintah Kabupaten Balangan, saat ini Bank Kalsel sudah mendapatkan predikat “sehat” dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah menunggu sejak tahun 2014. Mudah-mudahan penantian selama 6 tahun untuk Bank Kalsel menjadi “sehat” bisa terus dijaga dan ditingkatkan,” terang Agus.

Pertumbuhan kinerja Bank Kalsel kian membaik dari tahun ke tahun, meski di tengah pandemi. Tentu performa tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan Pemkab Balangan untuk menambah setoran modal. Saya berharap langkah ini bisa diikuti oleh sebagian besar bahkan mungkin seluruh pemegang saham.

“Sehingga target yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bisa memiliki modal inti sebesar Rp3 triliun dapat segera terealisasi” tambahnya.

Ia berharap hubungan kerjasama antara Bank Kalsel dan Pemerintah Daerah semakin baik. Sesuai komitmen transformasi untuk menjadi bank kuat, kompetitif, dan kontributif, Bank Kalsel akan selalu berupaya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian daerah yang
semakin baik pula tak terkecuali Kabupaten Balangan.

Pada moment selanjutnya, Bupati Balangan, Drs. H. Ansharuddin M.Si mengatakan bahwa Bank Kalsel merupakan mitra yang sangat aktif dan banyak memberi kontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung dinamika perekonomian di Kabupaten Balangan.

“Bank Kalsel adalah perusahaan yang setiap tahunnya selalu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Balangan, salah satunya melalui penyaluran dana CSR. Tahun ini dana CSR dari Bank Kalsel diantaranya kita alokasikan untuk membangun kembali 2 buah Rumah Mualaf,” ucap Ansharuddin.

Pada kesempatan ini pula, sebagai Pimpinan Daerah, mewakili seluruh masyarakat Bumi Sanggam, mengucapkan terima kasih kepada segenap pimpinan dan jajaran Bank Kalsel, atas manfaat yang selalu diberikan kepada masyarakat Kabupaten Balangan.

Pos terkait