Aplikasi Go Lantang Jadikan Lansia Lebih Produktif

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai – Pemerintah Hulu Sungai Utara (HSU) terus berupaya meningkatkan produktifitas kepada para Lanjut Usia (Lansia).

Berdasarkan data dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, jumlah lansia di Indonesia diproyeksikan akan meningkat, tahun 2015 jumlah lansia tercatat sebanyak 22 juta jiwa atau 8,5% dari jumlah tersebut dan pada tahun 2019 menjadi 27.5 juta jiwa atau 10,3%.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Hulu Sungai Utara (HSU), Hj. Anisah Rasyidah Wahid mengatakan untuk menciptakan lansia tangguh, sehat dan mandiri diperlukan pembekalan dan pengetahuan kepada seluruh keluarga serta masyarakat untuk menciptakan lansia yang tangguh dan produktif.

“Konsep dasar lansia tangguh terbagi menjadi tujuh dimensi yakni, dimensi spritual, fisik, emosional, intlektual, sosial kemasyarakatan, professional, vokasional serta lingkungan” ucap Anisah saat membuka acara sosialisasi tujuh dimensi lansia tangguh dan perawatan jangka panjang bagi lansia bertempat di Gedung Agung, Selasa (25/8).

BACA JUGA:  Dihadapan Dewan, Bupati Sukamta Sampaikan LKPj 2019

Menunjang keberhasilan tersebut, BKKBN mengeluarkan aplikasi bagi para lansia yaitu GoLantang yang dibuat untuk menumbuhkan kemandirian bagi lansia dan keluarga lansia.

“Mewujudkan lansia tangguh yang berkualitas dan juga berguna untuk mensosialiasikan program Bina Keluarga Lansia (BKL),” ujarnya.

Lanjutnua, aplikasi tersebut memiliki fitur seperti temukan lokasi, kalkulator kesehatan, permainan sederhana bisa membantu para lansia untuk cara perawatan lansia jangka panjang serta para lansia pun bisa langsung bisa ikut berpartisipasi aktif dalam menggunakan aplikasi tersebut dengan tanya jawab dengan dokter hasto.

Acara sosialisasi tersebut diadakan oleh BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung dari tanggal 25 Agustus sampai 27 Agustus 2020 dengan total 150 peserta dibagi menjadi tiga gelombang, setiap gelombang diisi 50 peserta dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

BACA JUGA:  Meski Dukung H Riza, Gepak Balangan Komitmen Wujudkan Pemilu Juberdil

Reporter : Darma Setiawan
Editor : Aditya

Pos terkait