Ketua FKPT: Ponpes Bukan Sarang Radikalisme dan Terorisme

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Amuntai- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme atau FKPT Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah  Alabio, Kabupaten Hulu Sungai utara (HSU) Sabtu (18/7).

Kunjungan FKPT ke salah satu pondok milik Muhammadiyah di Kalimantan Selatan (Kalsel)  ini, dalam rangka sosialisasi pencegahan faham radikalisme dan terorisme di Indonesia khususnya di wilayah.

Rombongan dari FKPT yang juga didampingi Pejabat dari Badan Kesbangpol Kalsel, disambut dengan hangat oleh Direktur  Ponpes KH. Muslikun Habib didampingi para ustadz dan ustazah serta Ketua Badan Pembina Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio, Akhyar, BA

Direktur Ponpes Nurul Amin Muslikun Habib dalam sambutannya menyambut baik dan merasa senang mendapatkan kunjungan dan sosialisasi dari FKPT Kalsel.

BACA JUGA:  Kodim 1001 Sosialisasikan Protokol Kesehatan di masjid Assa’adah

Muslikun menyampaikan kesiapannya untuk mendukung FKPT Kalsel dalam upaya deradikalisasi dan pencegaham terorisme di Kalimantan Selatan, khususnya di wilayah HSU.

“Kami akan siap mendukung kegiatan FKPT dalam melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme, karena radikalisme dan terorisme bukan bagian dari ajaran islam yang sebenarnya, karena islam adalah agama rahmatan lil alamin,”kata KH. Muslikun.

Sementara ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi menegaskan bahwa kunjungan dan sosialisasi yang dilakukan ke Ponpes dan tokoh-tokoh agama bukan berarti menjastifikasi bahwa pondok dan tokoh agama tersebut terpapar dan menjadi sarang radikalisme atau terorisme.

Pos terkait