FKPT Cegah Pondok Pesantren Terpapar Radikalisme

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai- Pondok Pesantren (Ponpes) jangan dicap sebagai pencetak santri terpapar faham radikalisme dan terorisme.

“Kalau ada yang memang dari santri pesantren yang terpapar radikalisme dan terorisma itu hanya oknum saja,” kata Guru Abdurahim saat dialog dan silaturahmi yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme) di Pesantren Nurul Amin Pandulangan Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (19/7).

Menurut Abdurahim yang mengajar akidah di Ponpes Nurul Amin dihadapan Ketua FKPT Kalsel, Drs Aliansyah Mahadi MAP, bahwa Ponpes mereka tidak pernah mengajarkan tentang faham radikalisme dan terorisme. Pernyataan tersebut juga dibenarkan Pimpinan Ponpes Nurul Amin, KH Muslikun Habib. Menurutnya, ponpes ini mempertahankan aqidah Islam dari rongrongan faham komunis, radikalisme maupun komunisme.

BACA JUGA:  Dandim Amuntai-Balangan Apresiasi Pembentukan Kampung Tangguh Banua

“Kita memberikan pengajaran ahlak agar santri tidak terjerumus pergaulan bebas termasuk faham radikalisme,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan adalah dengan tetap melakukan apel pagi setiap Senin dengan mengikuti peraturan pemerintah tetap hormat pada bendera dan pancasila, termasuk juga mengajarkan nilai kebangsaan.

Ditegaskan, Ponpes ini pengajarannya merupakan kolaborasi Muhammadiyah dan modern dengan mengadopsi beberapa pesantren modern seperti pesantren Gontor.

Pos terkait