Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Depan Pagar Sekolah

  • Whatsapp
Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Depan Pagar Sekolah

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Hari libur sekolah rupanya dimanfaatkan oleh beberapa pemulung di sekitaran Kawasan Kampung Gadang untuk meletakkan hasil memulungnya di depan pagar SDN (Sekolah Dasar Negeri) Gadang 2, Jalan Aes Nasution, Kelurahan Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.

Menurut pantauan Wartaniaga.com di lapangan, sejumlah sampah hasil memulung tersebut tertumpuk pada saat sore hingga malam hari.

Tumpukan sampah tersebut selain merusak pemandangan, juga mengganggu para pengguna jalan, terutama warga setempat yang tiap hari melaluinya,

Menurut keterangan salah satu warga yang betempat tinggal di sana, sampah tersebut adalah milik pemulung yang sengaja menumpuk hasil mulungnya di depan sekolah tersebut.

Tumpukan Sampah di Depan Pagar Sekolah

“Itu milik Goteh sama temannya mas, dia memang sengaja meletakkan sampah hasil mulungnya disana,” ucap warga tersebut sambil menunjuk kearah depan pagar SDN Gadang 2.

BACA JUGA:  Flushing Dilakukan PDAM Bandarmasih Kurang Sosialisasi

Warga yang tidak ingin disebut namanya itu mengatakan kalau warga disini sudah sering menegur para pemulung itu untuk tidak meletakkan hasil memulungnya di depan pagar sekolah tersebut, namun mereka tetap tidak mengindahkan teguran warga. Salah satunya pemulung dengan nama Goteh.

“Goteh sudah sering di tegur, tapi yaa mereka tetap saja meletakkan disana,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Erina yang juga tinggal di kawasan tersebut. Ia membeberkan kalau mereka sudah pernah ditegur oleh pihak Satpol PP.

“Kemarin sudah pernah ditegur Satpol, namun ketika hari libur sekolah tiba mereka kembali menaruh hasil mulungnya didepan pagar itu,” ujarnya.

Warga

Wanita paruh baya ini menyebut bahkan ada yang sampai dibawa ke Kantor karena tidak menghiraukan teguran yang datang dari Satpol PP. “Liat nanti sore sampai malam, pasti banyak karung-karung dan sampah plastik hasil mulung yang mereka letakkan disana,” ucapnya.

BACA JUGA:  Arifin Siap Bercalon Dalam Pilkada Banjarmasin 2020

Ia berharap pemerintah bisa memperketat pengawasan kawasan tersebut agar tidak terulang kembali, “karena pemulung disana banyak yang ngeyel kalau ditegur warga, soalnya itu bukan tempat milik dia pribadi, sekolah itu adalah fasilitas umum,” tegasnya.

Reporter : Fadlan Zakiri
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Fadlan Zakiri

Pos terkait