Perbaikan Kebocoran Pipa di Pramuka, Muslih : Jum’at Pagi Baru Normal

  • Whatsapp
pipa 800 mm PDAM Bandarmasih mengalami kebocoran
Perbaikan pipa 800 mm milik PDAM Bandarmasih mengalami kendala pada penggalian tanah dan penentuan titik kebocoran (wartaniaga.com - Foto: Didin Ariyadi)

WARTANIAGA.COM, BANJARMASINPerbaikan pipa 800 mm milik PDAM Bandarmasih yang berlokasi di jalan Pramuka terus dilakukan. Berdasarkan pantauan wartaniaga.com, hingga hari ke 2 (sore, 2/8) pekerjaan itu masih dilakukan, padahal berdasarkan pemberitahuan yang di realise Humas perusahaan ini beberapa hari lalu, pekerjaan hanya memakan waktu hingga tanggal 2 agustus.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Muslih kepada wartaniaga.com mengungkapkan jika pekerjaan ini akan selesai pada hari (3/8) dan kembali normal seperti biasa pada jum’at.

Muat Lebih

BACA JUGA:  IWAPI Kalsel Fokus Bina Sektor Usaha Mikro

“Kita perkirakan besok pagi baru selesai (red, 3/8) karena ini merupakan pipa induk yang membagi keberbagai wilayah di Banjarmasin utara dan Banjarmasin Selatan “ ujarnya

Dirinya beralasan jika keterlambatan ini disebabkan pemesanan alat dan posisi pipa yang berada di dalam tanah.  Menurutnya diperlukan waktu dan proses yang cukup lama untuk menggali tanah untuk menemukan titik kebocoran.

Mengakibatkan kemacetan dan genangan air (wartaniaga.com)

 

“Pipa yang kita perbaiki buka di atas tanah tetapi di dalamnya, sehingga perlu alat dan waktu menggali tanah baru bisa memperbaiki kebocoran” terangnya seraya menambahkan diperkirakan jum’at baru normal seperti biasa

Sementara itu, salah seorang warga di kawasan Bumi Lingkar Basirih, Banjarmasin Selatan  mengeluhkan sudah beberapa hari ini air PDAM di rumahnya tidak mengalir.

BACA JUGA:  Pantau di Udara, Karhutla Sehari 20 Sampai 50 Hektar

“Sudah 3 hari air di rumah bermasalah, hari pertama mengalirnya kecil sedangkan 2 hari sudah tidak mengalir lagi, walau menggunakan mesin penyedot” ujar Rully

Bahkan, menurutnya kondisi ini bukan hanya terjadi di rumahnya tetapi hampir semua warga yang berada di komplek kediamannya ini. Dirinya berharap PDAM segera memperbaiki kebocoran yang terjadi sehingga tidak merugikan pelanggan.

“Harapan kami kebocoran itu segera diperbaiki sehingga kami sebagai pelanggan tidak dirugikan. Jangan sampai kami harus membayar tagihan PDAM tiap bulan tetapi layanan yang diberikan tidak memuaskan pelanggan” tandas pria yang bekerja pada perusahaan teknologi ini.

Selain mengakibatkan kemacetan perbaikan kebocoran itu juga merugikan masyarakat sekitar, pasalnya genangan air tidak hanya  meluber ke jalan  tetapi juga ke pemukiman serta tempat usaha warga.

BACA JUGA:  Sertifikat Manajemen Air Minum Syarat Mutlak Direktur PDAM

Reporter : ***
Editor : Didin Ariyadi
Foto : Didin Ariyadi

 

Pos terkait