Warga Balangan Keluhkan Bantuan Usaha yang Tak Kunjung Tiba

Bantuan Usaha

Wartaniaga.com, Balangan – Sejumlah warga Balangan keluhkan ketidakjelasan dari keterlambatan pendistribusian hewan unggas yang dijanjikan Dinas Pertanian Kabupaten Balangan.

Salah satu warga penerima bantuan usaha, Rh mengaku kecewa dengan program yang diadakan pemerintah karena hampir berbulan bulan tidak ada kepastian. tepatnya sudah menunggu sejak 4 bulan yang lalu.

“Kami hanya diberi uang sebesar Rp 500 ribu untuk pembuatan kandang, dan nanti akan ada bantuan 50 ekor bebek beserta 150 kilogram pakan ternak,” ucapnya.

Bantuan Usaha

Informasi yang dihimpun wartaniaga dari salah satu pejabat Intansi teknis yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan program bantuan bekerja tersebut dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Departemen Pertanian, namun data penerimanya dari Departemen Sosial rumah miskin.

“Program ini sistem lelang, untuk Kalimantan Selatan ada 4 kabupaten salah satunya Kabupaten Balangan dan yg memenangkan tender ini dari PT asadia Malang,” bebernya.

Program Pemerintah Memberikan Warga Balangan Bantuan Usaha Namun tidak Ada Kepastian

Ia menjelaskan dari 4 kecamatan baru 2 kecamatan yang direalisasi yaitu Parsel dan Batumandi sedangkan kecamatan Juai dan Awayan belum bisa di distribusikan karena terkendala pelaporan surat pertanggung jawaban (SPJ) kepada bidang Pertenakan Kabupaten Balangan.

“Kecamatan yang sudah menyelesai SPJ akan kami dulukan, seperti Parsel dan Batumandi,” paparnya

Lanjutnya Kecamatan Batumandi baru 12 desa yg sudah realisasi dan kurang 6 desa, karena pemenang lelang belum ada info buat di distribusikan padahal sebagian desa sudah menyelesaikan SPJ.

“Jadi kami tergantung penyedianya, kalo dari PT Asadia menyatakan belum ada hewan unggasnya, kami tidak bisa apa,” terangnya beberapa waktu lalu kepada wartaniaga.com

Sementara itu, Kepala Bidang Pertenakan Kabupaten Balangan, drh Dewa Ayu Putu Asrinadi menjelaskan untuk saat ini Parsel dan Batumandi sudah direalisasi 100%.

“Sedangkan buat Awayan dan Juai masih proses mudahan minggu nanti bisa terealisasi 100% menunggu pihak kesiapan dari pihak pelaksana program ini dari BPTU Pelaihari kabupaten Tanah Laut,” tegasnya.

Reporter : Agus
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Agus

Pos terkait