Tala dan Banjarmasin Pemegang Kasus KDRT Tertinggi di Kalsel

  • Whatsapp
kdrt abc
L

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Provinsi Kalsel masih menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Pasalnya, kasus KDRT tahun ini terdata ada 188 kasus. Dalam itu, Banjarmasin dan Tanah Laut merupakan yang terbanyak.

Menurut Kepala Dinas Perlindungan Perempuan Provinsi Kalimantan Selatan, Khusnul Khatimah, permasalahan KDRT sebenarnya rumit untuk dijabarkan.
Namun itulah yang terjadi dimasyarakt. Apalagi di Kalsel masih banyak pernikahan usia dini dengan gugat cerai yang masih tinggi faktornya karena tidak siap hingga berujung pada kekerasan atau KDRT tadi.

“Masih adanya paham Patriarki dari kaum laki-laki ya, makanya yang banyak menjadi korban itu masih perempuan,” bebernya.

Ia melanjutkan, dalam upaya menanggulangi masalah KDRT di Kalsel, pihaknya sudah mengupaya dengan adanya sosialisasi lintas sektor ini, dirinya berharap angka yang menjadi kekhawirannya saat ini untuk melakukan perlindungan perempuan di wilayah bumi Antasari ini, dapat segera terselesaikan.

BACA JUGA:  Momentum Hari Pahlawan, PPM Pusat Konsolidasi ke Kalsel

Jumlah Kasus KDRT Tertinggi di Kalsel

“Kalau jumlah dan presentasenya se Kalsel saya lupa, tapi yang jelas kasusnya memang sebanyak 188 dan tingkat paling tinggi saat ini KDRT ya di wilayah Tanah Laut dan Banjarbaru,” ungkapnya.

Sementara itu, Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kalsel, Ir. H. Fathurrahman, menjelaskan, memang masalah ini masih jadi perhatian serius bagi Pemerintah untuk menanggulanginya, maka dari itu, pihaknya akan sesegera mungkin bisa menghilanngkan fenomena masalah tersebut seperti gunung es saat ini.

“Alhamdulillah, sebenarnya angka ini menurun dari tahun sebelumnya, makanya kasus yg dinyatakan tadi itu sesegara mungkin dapat ditangani nantinya,” harapnya.

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi yang digelar tersebut dapat memberikan edukasi terhadap masyarkat dan kaum millineal untuk siap mental dalam mengahadapi permasalah yang di wilayah Kalsel saat ini termasuk kasus KDRT.

BACA JUGA:  Ibnu Harapkan, Momentum HKSN Dapat Menambah Persaudaraan

“Yang mengikuti ini memang banyak kaum muda, salah satunya, ada Mahasiswa, pasangan muda hingga karang taruna pun juga turut berpartisipasi untuk bisa memahami hal itu,” pungkasnya.

Hingga kini, walaupun dianggap menurun, akan tetapi, tercatat sebanyak 188 kasus KDRT yang ada di wililayah Kalsel memang diakui oleh mereka terhitung sejak Januari hingga November 2019 yang sudah banyak merambat ke daerah Tanah Laut dan Banjarmasin, bahkan, termasuk yang tertinggi.

Reporter : Riswan
Editor      : Hamdani
Foto        : Riswan

Pos terkait