Loading...
45 views

Kanwil DJBC Kalbagsel Perketat Pengawasan di Syamsudin Noor

Kanwil DJBC
Loading...

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Bandara Syamsudin Noor akan di tingkatkan statusnya menjadi Bandara Internasional. Sehingga pengawasan barang masuk maupun yang keluar di wilayah Kalsel akan diperketat.

Salah satu syarat beroperasinya bandara udara internasional adalah adanya izin dari bea cukai berupa penetapan sebagai kawasan Pabean untuk lalu lintas barang impor dan atau barang ekspor serta barang penumpang.

Oleh karena itu Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalbagsel mendukung kesiapan operasional Bandara Syamsudin Noor sebagai bandara internasional dalam bentuk penerbitan Izin Kawasan Pabean untuk PT Angkasa Pura I (Persero) yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalbagsel, HB Wicaksono.

Mengajukan Permohonan Kepada Kanwil DJBC untuk Peroleh Kawasan Pabean

“Untuk memperoleh penetapan sebagai Kawasan Pabean, pengelola pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat lain mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor Wilayah melalui Kepala Kantor Pabean atau Kepala Kantor Pelayanan Utama,” jelas Isja Bewirman, selaku Kepala Bidang Fasilitas Kanwil DJBC Kalbagsel.

Sementara Airport Operation Landside & Terminal Manager PT. Angkasa Pura I, M Triwiluyo Puspoyodo, mengatakan proses pemberian izin dilakukan dengan cepat dan cermat setelah kelengkapan dokumen terpenuhi. “Begitu juga proses penelitian dan pemeriksaan lokasi yang dilaksanakan dengan smart, terima kasih dan apresiasi kepada Bea Cukai Kalbagsel,” bebernya.

Dengan diserahterimakannya keputusan penetapan Kawasan Pabean oleh Isja Bewirman kepada PT Angkasa Pura I (Persero) Syamsudin Noor, Kamis lalu, adalah merupakan awal sinergi yang baik antara Bea Cukai Kalbagsel dengan para mitra kerjanya.

BACA JUGA:  Alfamart di Banjarbaru Terancam Ditutup, Akibat Tunggakan Pajak
Loading...

Reporter : Zakir
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Ist

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *