Loading...
4 views

Penyuluh Pertanian Tala Ikuti Rakor Penyusunan Kebutuhan Pangan

Wartaniaga.com,Pelaihari – Pemkab Tanah Laut terus berupaya meningkatkan hasil pertanian petani di wilayahnya. Salah satunya dengan rutin melakukan rapat koordinasi bagi para petugas penyuluh dan penatar petani ayng dilaksanakan oleh Unit Pelayanan Teknis Balai Penyuluh Pertanian ( UPT BPP ).

Kepala UPT BPP Kec.Pelaihari, H.Saidillah Sp kepada Wartaniaga.com mengatakan agar petani dan petugas mengetahui kebutuhan benih setiap tahun, Dinas Tanaman Pangan Hortikurtura dan Perkebunan Kab Tanah Laut rutin mengadakan Rapat koordinasi Penyusunan kebutuhan tanaman pangan pada setiap kecamatan.

“Rapat koordinasi penyusunan kebutuhan tanaman pangan ini diikuti oleh seluruh penyuluh dan penatar petani se Kec.Pelaihari dengan narasumber Gusti M.Syaiful Rahman S.ST kasi Perlindungan dan Perbenihan Tanaman Pangan dan Perkebunan Tanah Laut dan Siti Maulida Sp. Kasi Pengawas Benih Tanaman ( PBT ) UPT ,BPSB TPH Kalsel” terangnya.

BACA JUGA:  Sukseskan BSF 2019, Piere Tandean akan Berlaku SSA

Sementara itu, Gusti Muhammad Syaiful mengatakan penyuluh akan diajarkan bagaimana mengetahui seberapa banyak kebutuhan bibit yang diperlukan petani dalam setiap hektar nya.

“ Umumnya untuk 1 hektar padi sawah di perlukan 25 kg bibit dan untuk padi gogo 40 kg per 1 hektar” ujarnya
Namun, menurutnya yang menjadi permasalahan selama ini di Kalsel, khsusnya Kab Tala mengalami mengalami kelebihan kuota untuk bibit padi unggul. Hal ini di karenakan banyaknya bantuan dari pemerintah berupa bibit padi siap jadi.

Loading...

“Akibatnya Bibit padi unggul dari para petani yang sudah bersertifikat dan label dari balai sertifikasi benih BPSB dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kalsel menjadi tidak laku” papar Syaiful.
Dirinya berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dapat mencarikan perusahaan yang bisa menampung hasil panen bibit unggul dari petani,sehingga para petani tidak mengalami kerugian.

BACA JUGA:  Dispora Kalsel Gelar Festival Biliar Paman Birin Cup

“ Bila perlu diadakan kerjasama sejak awal masa tanam bahwa nantinya hasil panen mereka berupa akan dibeli oleh perusahan” harapnya

Reporter : Toni Widodo
Editor : Didin Ariyadi
Foto : Toni Widodo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *