Sedangkan untuk persiapan, Tika mengatakan selain rekomendasi dari DPC, DPW Patelki Kalsel tadi, ia juga mengakui perlunya memperhatikan kesiapan mental dan fisik.
Ditambahkanya untuk sementara ini biaya akomodasi masih ditanggung pribadi, untungnya masih ada bantuan dari DPW Patelki Kalsel dan DPC Patelki HSU.
Sementara itu, dukungan yang mengalir dari berbagai pihak tersebut, salah satunya dari Ketua DPC Patelki HSU Nida Failasofa,S.ST yang menyebut kedatangannya bersama beberapa anggota Patelki kerumah Tika sebagai bentuk suport agar ia dapat benar-benar menjalankan tugas nya sebagai relawan tenaga Laboratorium mendik.
Menurut Nida, selama ini orang kebanyakan menilai tenaga medik hanya tertuju kepada Dokter, perawat atau bidan saja.
Namun sesungguhnya tenaga medis yang lain seperti petugas Laboratorium mendik sangat menentukan hasil sebuah deaknosa positif atau negatifnya sebuah penyakit.
“Karenanya, kami ahli teknologi Laboratorium mendik siap membantu untuk menegakkan deaknosa para dokter.” Ujar Nida
Sedangkan, terkait belum ada kepastian akomodasi di sana, ia menambahkan, pihaknya dari ATLM baik DPW Patelki Kalsel dan DPC Patelki Kabupaten HSU yang jumlah anggota sekitar 63 orang berusaha memberikan dukungan berupa dukungan moril dan materil.
” Mudah-mudahan dukungan ini bisa mengurangi beban selama bertugas satu bulan di sana,” tutur Nida
Dirinya juga menyebut, disamping selalu menjaga kesehatan sewaktu bertugas sebagai relawan ia mengharapkan Tika dapat kembali ke Banua dengan sehat dan selamat.
Reporter : Darma Setiawan
Editor : Didin Ariyadi



















