Pertemuan dipimpin Ketua KKB Pusat, H Yuni Abdi Nur Sulaiman, Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Selatan, Drs Ramon, serta H Hasanuddin Murad sebagai salah seorang tokoh Bakumpai.
Pada musyawarah tersebut, khususnya membahas persoalan PT BPP, milik mendiang H Abdussamad Sulaiman HB yang merupakan putra dan tokoh Bakumpai.
“Kami langsung bermusyawarah untuk mencari solusi jika salah seorang anggota keluarga ada yang mengalami masalah. Hari ini kita berkumpul, meski terpisah-pisah domisili,” ujar Yuni.
Kami ingin hidup damai satu sama lainnya, lanjutnya, tidak mau mengganggu dan tak ingin diganggu. “Namun, lantaran perusahaan terkait milik putra dan tokoh Bakumpai, tentu kami ingin menyelesaikan persoalan ini,” tuturnya.
KKB akan berupaya menjalin komunikasi dengan warga yang mengklaim lahan di perkebunan sawit PT BPP, termasuk tim penerima kuasa.
“Kita menjunjung tinggi kedamaian. Kita akan jalin komunikasi dengan pihak-pihak tersebut. Harapan kami, beliau-beliau menyadari dan lebih memilih mempererat tali persaudaraan,” ungkap Yuni.



















