Di Tengah Kabut Asap Karhutla, Walikota Lisa dan DWP Banjarbaru Berbagi Sembako serta Masker

Walikota Hj Lisa Halaby bersama DWP saat membagikan masker dan paket sembako di CFD Lapangan Dr Murdjani Banjarbaru (Foto : MCBjB)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Di tengah kemarau panjang dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti Kota Banjarbaru, kepedulian terhadap sesama menjadi penguat bagi masyarakat.

Walikota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banjarbaru turun langsung membagikan sembako dan masker kepada warga di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Dr. Murdjani, Minggu (11/10) pagi.

Bantuan sederhana itu membawa makna lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya membaik, sembako diharapkan dapat meringankan beban warga, sementara masker membantu masyarakat mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar rumah.

Paket sembako yang dibagikan berisi beras, minyak goreng, kecap, saus, kopi, serta sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya. Kehadiran Walikota Lisa bersama jajaran DWP disambut antusias oleh masyarakat yang memadati kawasan CFD Murdjani.

Bagi warga yang tengah menghadapi dampak karhutla dan tekanan kebutuhan sehari-hari, perhatian tersebut menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi situasi sulit.

Ketua DWP Kota Banjarbaru, Atika Anggraini Sirajoni, mengatakan kegiatan tersebut berfokus pada pembagian masker sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap. Kegiatan itu juga dirangkai dengan penyaluran sembako dan perlengkapan kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah, Ibu Walikota ikut serta membagikan masker, ditambah dengan sembako dan perlengkapan keperluan rumah tangga,” ujarnya.

Atika berharap kabut asap yang menyelimuti Banjarbaru segera mereda sehingga kualitas udara membaik dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan lebih nyaman.

Menurutnya, DWP Kota Banjarbaru siap mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat, terutama melalui kegiatan sosial yang dapat mendukung perlindungan warga selama masa siaga karhutla.

“Kami sebagai organisasi siap turun serta untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sebisa mungkin, seperti membagikan masker pada momen siaga hari ini,” katanya.

Bagi warga penerima bantuan, perhatian kecil itu menghadirkan rasa syukur dan harapan. Mariana, salah seorang warga Banjarbaru yang menerima sembako, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih, Bu Lisa. Semoga tambah lancar, sehat selalu sekeluarga, sukses selalu dan kembali menjabat menjadi Walikota ke depannya,” ucapnya.

Ungkapan Mariana menggambarkan rasa terima kasih warga atas perhatian yang mereka terima di tengah kondisi yang tidak mudah. Ketika kabut asap mengganggu aktivitas dan kebutuhan rumah tangga tetap harus dipenuhi, bantuan sembako dan masker menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan secara langsung.

Lebih dari sekadar membagikan bantuan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong. Di tengah ancaman karhutla, masyarakat membutuhkan bukan hanya dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan mereka.

Ke depan, kepedulian sosial diharapkan terus berjalan beriringan dengan upaya penanganan karhutla. Dengan demikian, perlindungan kesehatan, pemenuhan kebutuhan warga, serta pemulihan kondisi lingkungan dapat menjadi perhatian bersama demi Banjarbaru yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait