Budidaya Ikan Papuyu Sistem Bioplok Lebih Hemat Hingga 300%

Walikota Banjarbaru, Aditya sedang menyaksikan panen ikan papuyu

Air limbah ini sangat bermanfaat untuk dijadikan pupuk jadi tidak terbuang dengan percuma. Air ditampung dalam satu kolam penampungan yang sangat bagus untuk pupuk tanaman.

“Penggunaan sistem Bioplok dalam budidaya ikan air tawar ini sangat menguntungkan bagi para pembudidaya dalam  50 buah kolam ukuran diameter 3 kubik hanya diperlukan satu orang tenaga kerja,” ujar Hilmi saat ditemui media ini, Senin (26/4).

Dia juga menambahkan dengan ukuran kolam berdiameter 4 kubik sebanyak 50 kolam hasilnya setara dengan lahan 1Hektar dalam budidaya sistem konvensional, sehingga sistem ini sangat menghemat tempat juga menghemat air serta tenaga kerja dengan hasil yang sangat memuaskan.

Dikesempatan lain Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin  sempat menyaksikan panen ikan Papuyu dikolam pembudidayaan sistem Bioplok milik Hilmi .  Ikan papuyu yang dipanen besar-besar dan sehat ini beratnya sekitar 8 sampai 10 ekor per satu kilogramnya.

Dia menyambut baik pembudidayaan ikan dengan sistem Bioplok ini, selain menghemat biaya pemeliharaan juga menghemat lahan bagi yang tidak punya lahan yang luas.

“Insya Allah dari pemerintah Kota Banjarbaru juga memiliki program peningkatan ekonomi bagi para UKM yang berniat ingin berbisnis budidaya ikan air tawar, salah satunya meningkatkan urban farming dengan sistem Bioplok ini,”ujar Walikota Banjarbaru.

Memang saat ini hasil dari budidaya dengan sistem Bioplok sangat menguntungkan, apalagi salah satu ikan air tawar yang menjadi primadona urang banua yaitu ikan Papuyu sangat sulit untuk dibudidayakan dengan sistem kolam biasa atau konvensional.

Kebanyakan masih mengambil dari hasil alam yang tidak menentu perkembangannya tergantung cuaca.

Hilmi juga menambahkan bahwa ikan Papuyu bernilai ekonomis yang cukup bagus, dengan sistem bioplok dan bibit yang baik akan menghasilkan ikan yang besar dengan rasa yang lebih enak.

Pria yang selalu ramah kepada setiap orang ini sering dipanggil untuk berbagi ilmu dengan beberapa instansi terkait dan perusahaan yang menggunakan CSR untuk masyarakat disekitarnya.

“Kami sudah mempunyai komunitas budidaya de’papuyu Farm yang beralamat di Jalan Pinus Banjarbaru jadi kami persilakan untuk masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai pembudidayaan sistem Bioplok ikan air tawar,”pungkasnya.

Reporter : Edi Dharmawan

Editor : Ahmad Yani

Pos terkait