Tiga Bersaudari Perkuat Tim Catur Putri Pra PON Kalsel

Wartaniaga.com,Banjarmasin — Tiga srikandi catur asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dipastikan akan memperkuat Tim Catur Puteri Pra PON Kalimantan Selatan.

Mereka adalah Master Nasional Wanita (WMN) Nishfa Dayyana Rahmah, Rizka Aulia Rahmi, SH., WNM, dan Helma Ghinaya, S.Kom. Ketiganya merupakan kakak beradik yang sama-sama menekuni olahraga catur dan berhasil menunjukkan prestasi dalam Seleksi Tahap III Pembentukan Tim Catur Puteri Pra PON Kalsel.

Pada seleksi yang berlangsung di Citra Graha, Landasan Ulin, Banjarmasin, 29–30 Agustus 2026 tersebut, Nishfa tampil sebagai Juara I, sementara Rizka menempati peringkat IV dan Helma berada di peringkat V.

Capaian tiga bersaudari ini menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan pembentukan Tim Catur Pra PON Kalsel. Persaingan yang mereka lalui tidak mudah, karena seluruh peserta merupakan pecatur terbaik yang telah melewati proses penyaringan secara bertahap.

Proses pembentukan tim sendiri dilaksanakan melalui tiga tahapan seleksi.

Pada seleksi tahap awal yang sekaligus menjadi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur se-Kalimantan Selatan, Pengprov Percasi Kalsel menyaring 30 pecatur putera terbaik dan 10 pecatur puteri terbaik untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Selanjutnya, pada Seleksi Tahap II tanggal 21-23 Agustus 2026, jumlah peserta bertambah setelah Pengprov Percasi Kalsel memberikan rekomendasi untuk memanggil sejumlah pecatur bergelar serta pecatur terbaik yang sebelumnya tidak mengikuti seleksi tahap awal atau Kejurprov.

Hasilnya, Seleksi Tahap II diikuti 34 pecatur putera dan 14 pecatur puteri. Dari jumlah tersebut kemudian kembali disaring menjadi 10 pecatur putera dan 8 pecatur puteri terbaik untuk mengikuti Seleksi Tahap III.

Memasuki Seleksi Tahap III, persaingan semakin sengit. Para pecatur terbaik kembali beradu kemampuan untuk memperebutkan tempat dalam skuad inti Tim Catur Pra PON Kalsel. Pada tahap akhir ini, komposisi tim akan diisi enam pecatur putera dan enam pecatur puteri.

Nishfa Sapu Bersih Empat Babak

Di antara tiga kakak beradik, penampilan Nishfa Dayyana Rahmah menjadi yang paling menonjol. Pecatur yang baru berusia 17 tahun tersebut berhasil menyapu bersih empat babak pertandingan dengan empat kemenangan.

Pada babak pertama, Nishfa mengalahkan Ramia Nisa dari Hulu Sungai Tengah (HST). Tren kemenangan berlanjut pada babak kedua setelah ia menumbangkan Lisa Ariani dari Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Memasuki babak ketiga, Nishfa kembali menunjukkan permainan solid. Kali ini ia berhasil mengalahkan pecatur bergelar WMN Radiatul Adawiyah dari Kabupaten Banjar, yang memiliki pengalaman panjang di dunia percaturan.

Pada babak keempat atau partai terakhir, Nishfa kembali mengamankan kemenangan setelah mengalahkan Ruspiah dari Kabupaten Tabalong.

Dengan empat kemenangan tersebut, Nishfa mengoleksi 12 poin sekaligus memastikan diri sebagai juara pertama Seleksi Tahap III Puteri.

Dalam seleksi kali ini, Pengprov Percasi Kalsel menerapkan sistem skor dengan ketentuan kemenangan bernilai 3 poin, hasil imbang 1 poin, dan kekalahan 0 poin.

“Saya sangat bangga bisa menjadi yang terbaik pada Seleksi Pra PON Tahap III kali ini. Karena pada tahap II saya harus berhadapan dengan dua orang kakak kandung saya, sehingga saya tidak bisa meraih juara dan poin penuh,” ujar Nishfa dengan wajah penuh kegembiraan.

Kebahagiaan Nishfa semakin lengkap karena dua kakaknya juga mampu menunjukkan performa terbaik. Rizka Aulia Rahmi, SH., WNM berhasil menempati posisi keempat, sedangkan NMN. Helma Ghinaya, S.Kom. berada di posisi kelima.

Berdasarkan informasi Ketua Harian Pengprov Percasi Kalsel, Drs. H. Muhammad Amin, MT, pada tahap akhir pembentukan tim akan dipilih enam pecatur Putera dan puteri terbaik untuk memperkuat Tim Catur Pra PON Kalsel.

Percasi HSU Apresiasi Prestasi Atlet Puteri

Sementara itu, Ketua Pengcab Percasi HSU, MN. Ahmad Raihan Hasa, S.Ag., SH., MH., menyampaikan apresiasi atas capaian para atlet catur puteri HSU. Apresiasi juga disampaikan kepada Ketua Pengprov Percasi Kalsel, H. Jahrian, SE., beserta jajaran yang telah memfasilitasi terlaksananya rangkaian seleksi mulai dari tahap awal hingga tahap akhir.

Raihan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah HSU, Ketua KONI HSU, serta jajaran pengurus Percasi yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga catur di Kabupaten HSU.

Dalam rangka persiapan menghadapi Pra PON Raihan yang juga berprofesi sebagai pelatih dengan gelar Fide Instructur (FI), menegaskan bahwa pola latihan para atlet catru akan terus ditingkatkan. Jam latihan juga akan ditambah secara intensif sebagai persiapan menghadapi Pra PON maupun Kejurnas Catur yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang di Banten.

“Latihan akan lebih ditingkatkan, terutama dalam menganalisa opening, middle game, serta end game, agar pecatur lebih siap menghadapi pecatur-pecatur tangguh dari Pulau Jawa dan DKI,” terang Raihan.

Seleksi Putera Masih Berlanjut

Sementara itu, proses Seleksi Tahap III Pembentukan Tim Catur Pra PON Putera Kalsel masih belum selesai. Masih tersisa dua babak, yakni babak kelima dan keenam, yang akan dilanjutkan pada 12 September 2026 mendatang.

Reporter : Darma Setiawan
Editor : Hariyadi

 

 

Pos terkait