Maulid Nabi di Banjarbaru, Walikota Lisa Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Ustadz Muhammad Rijal Fathoni saat menyampaikan tausiahnya (Foto : Prokopim)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Al-Munawwarah Kota Banjarbaru, Kamis (27/8) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, menjaga kerukunan antar warga, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Walikota Hj Lisa Halaby berbaur bersama jamaah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (Foto : Prokopim)

Melalui sambutan yang dibacakan Sekda Kota Banjarbaru Sirajoni, Walikota Lisa menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan seluruh jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru bersama masyarakat.

Menurutnya, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi momentum untuk merefleksikan kembali keteladanan Rasulullah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya terus kita hadirkan dalam kehidupan, melalui kejujuran, kesabaran, kepedulian, serta sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diisi tausiah keagamaan yang disampaikan Ustadz Muhammad Rijal Fathoni. Tausiah tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Peringatan Maulid Nabi di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan Rasulullah SAW dapat menjadi landasan dalam membangun pribadi, keluarga, lingkungan kerja, hingga kehidupan sosial yang harmonis.

Sebab, kemajuan Kota Banjarbaru tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan capaian ekonomi, tetapi juga oleh kualitas moral, kepedulian sosial, kerukunan, serta kehidupan religius masyarakat.

Dengan semangat keteladanan Rasulullah SAW, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap pembangunan daerah dapat berjalan seimbang, menghadirkan kemajuan sekaligus memperkuat karakter dan keharmonisan masyarakat.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait