Wartaniaga.com, Kotabaru – Kantor DPRD Kotabaru digeruduk sejumlah perwakilan karyawan PT Hilcon, Senin (9/2).
Mereka mengadukan nasib kesejahteraan yang kian memprihatinkan, mulai dari gaji yang telat hingga iuran BPJS yang diduga tidak disetorkan perusahaan meski slip gaji rutin dipotong.
Kondisi ini memicu keprihatinan serius dari Ketua DPRD Kotabaru, Hj Suwanti.
Ia menyatakan lembaga legislatif akan turun tangan menjadi jembatan antara karyawan dan perusahaan melalui mekanisme RDP dalam waktu dekat.
“Kami belum bisa memberikan keputusan teknis saat ini. Namun, aspirasi sudah kami tampung. Melalui RDP nanti, kita akan bedah di mana sumbatannya dan apa solusi bersama yang harus diambil,” ujar Suwanti.
Langkah DPRD ini menjadi harapan terakhir para buruh. Pasalnya, mediasi internal di tingkat perusahaan sudah dilakukan sebanyak empat kali namun selalu buntu. DPRD berkomitmen menekan pihak manajemen agar hak-hak karyawan, termasuk santunan bagi ahli waris pekerja yang meninggal dunia, bisa segera dicairkan.
Repoter: Anaq.
Editor: Hariyadi




















