Tutup Ruang Publikasi! Insan Pers Balangan Sepakat Tolak Kampanye LGBT

Wartaniaga.com, Paringin – Organisasi pers lintas platform di Kabupaten Balangan menunjukkan sikap tegas dalam menjaga nilai dan martabat daerah. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), serta Komunitas Wartawan Admin Medsos (KOWAS) Balangan menyatakan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk konten yang mengarah pada normalisasi penyimpangan seksual (LGBT) di wilayah Bumi Sanggam.

Kesepakatan tersebut muncul sebagai respons atas viralnya kasus asusila sesama jenis yang dinilai telah mencoreng citra daerah. Para jurnalis sepakat bahwa media tidak seharusnya menjadi sarana promosi atau pembenaran terhadap perilaku yang bertentangan dengan norma sosial.

Ketua PWI Balangan, Fitri M. Hidayatullah, menegaskan bahwa kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab moral, khususnya terhadap nilai agama dan adat Banua yang dijunjung masyarakat Balangan.

“Kami sepakat menutup seluruh celah kampanye LGBT dalam pemberitaan. Media memiliki peran edukatif dan pengawalan hukum, bukan memberikan ruang pembenaran. Menjaga marwah daerah adalah tanggung jawab bersama insan pers,” tegas Fitri, Rabu (24/12/2025).

Hal serupa disampaikan Ketua JMSI Balangan, M. Alfahri Wanda. Ia menekankan bahwa perusahaan media siber yang tergabung dalam JMSI akan menerapkan seleksi ketat terhadap konten yang dipublikasikan.

“Media adalah penyaring informasi bagi publik. Fokus kami mendukung penegakan hukum dan memberikan edukasi tentang dampak negatif konten pornografi. Sikap kami jelas, tidak memberi ruang kampanye LGBT,” ujar Alfahri.

Sementara itu, Ketua KOWAS Balangan, Rolly Supriadi, mengingatkan besarnya pengaruh media sosial sebagai ruang interaksi publik yang rawan disalahgunakan.

“Ketika ruang pembenaran dibuka, potensi penyebaran perilaku menyimpang akan semakin luas. Kami sebagai admin media sosial berkomitmen melakukan penyaringan ketat terhadap konten asusila agar tidak terjadi normalisasi maupun ajakan serupa,” pungkas Rolly.

Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Hariyadi

Pos terkait