PT Borneo Indobara Iisiasi Program Desa Ramah Lansia dan Tenaga Medis Teladan

Wartaniaga.com,Kotabaru-PT Borneo Indobara Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, menginisiasi program desa ramah lansia dan tenaga medis teladan.

“Program ini dilaksanakan sejak 2023 yang difokuskan menaikan partisipasi para lansia untuk menjaga kesehatan,” kata General Manager Empowerment & Sustainability PT Borneo Indobara Dindin Makinudin melalui Empowerment & Development Dept Head Silvyna Aditia di Batulicin Sabtu.

Dia menjelaskan, keberhasilan program ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kunjungan para lansia ke puskesmas baik di desa Mekarjaya dan Sumber baru.

Program ini juga masuk dalam program pemberdayaan masyarakat melalui pilar kesehatan yang tertuang didalam MoU antara PT BIB dengan Desa Mekarjaya dan Sumber Baru.

Dengan keberhasilan tahap pertama itu, PT BIB melanjutkan ke tahap dua yang berfokus kepada pemberdayaan ekonomi bagi lansia.

“Dimana ketika para lansia itu sehat dan bisa beraktivitas produktif, maka harus ada pendampingan pemberdayaan keekonomiannya,” terangnya.

Terkait hal ini, PT BIB juga menerima kunjungan Tim Penilai Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait program desa ramah lansia dan tenaga medis teladan dan kunjungan tim penilai tenaga kesehatan terdiri dari dua orang.

Adapun penilaian tingkat provinsi ini dimaksudkan atas Inovasi program desa ramah lansia khususnya untuk OJEKA (Ojek Antar Lansia).

Program OJEKA merupakan salah satu project didalam program Desa Ramah lansia yang dibuat oleh PT BIB di tahun 2023 lalu.

Dimana pilot project program ini dilaksanakan di 2 desa yaitu Desa Mekarjaya dan Desa Sumber Baru.

OJEKA didukung oleh PT Borneo Indobara dengan bus yang telah diserahterimakan ke desa mekarjaya sejak 2020 untuk antar jemput anak sekolah.

Saat ini selain bermanfaat untuk antar jemput anak-anak sekolah juga dimaksimalkan sebagai transportasi antar jemput lansia ke Posyandu untuk pemeriksaan secara rutin.

Inovasi program OJEKA ini diangkat oleh salah satu dokter di Puskesmas Sebamban Dua yang berkolaborasi dengan PT BIB dalam menjalankan program ini.

Dimana dalam pelaksanaanya, PT BIB menggandeng lembaga Rumah Zakat sebagai pelaksana operasional program.

Inovasi OJEKA program kolaborasi ini yang diangkat oleh dr. Maulana masuk menjadi salah satu kandidat di Dinkes Provinsi karena dianggap unik dan berbeda.

Kepala Seksi SDMK Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Rizal,dalam kunjungan ini memberikan apresiasi atas kerjasama tim posyandu dan juga pemerintah desa dalam melaksanakan program Desa Ramah Lansia ini.

Menurutnya,program lansia yang dilaksanakan PT Borneo Indobara telah memberikan manfaat kepada warga desa khususnya para lansia agar tetap produktif diusia senja.

“Kunci produktifitas para lansia adalah menjaga kesehatan mereka agar bisa optimal berkegiatan yang positif,ā€¯tegasnya.

Untuk itu dirinya meminta, agar masyarakat bisa memanfaatkan program yang diberikan dari berbagai program yang diberikan oleh CSR salah satunya di pilar Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Tim CSR PT Borneo Indobara juga mengajak tim penilai dari Provinsi untuk meliat salah satu sentra usaha yang dikembangkan di Desa Mekarjaya yang mana nantinya bisa menjadi salah satu program keekonomian untuk para lansia.

Salah satunya, yaitu program budidaya air tawar menggunakan bioflok. Tim Penilai juga diajak untuk berkunjung ke Puskesmas Sebamban dua.

Untuk diketahui, Puskesmas ini dibangun melalui program CSR PT Borneo Indobara yang diserahterimakan ke Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2020.

Kunjungan ini di akhiri dengan berkunjung ke UMKM Center Angsana. Disana para Tim Penilai diberikan Kesempatan untuk mencoba beberapa produk unggulan UMKM salah satunya Madu Kelulut.

Reporter:Anaq

Pos terkait

banner 468x60