Dia mengungkapkan, Turun Desa ini juga dalam bentuk mengantisipasi naiknya angka pertumbuhan inflasi di Kalsel. Penekanan itu pula merupakan tindaklanjut atas instruksi Mendagri.
“Kita juga mengajak pada ASN untuk menanam komoditi cabai dengan memanfaatkan lahan di sekitarnya yang kosong,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menuturkan, penyelenggaraan Turun ke Desa (Turdes) yang digelar Gubernur sedikit banyaknya tentu memberikan peran serta dampak positif terhadap pengendalian inflasi.
“Mudah-mudahan ini merupakan ikhtiar kita dalam merealisasikan penurunan angka inflasi,” paparnya.
Ia berharap, dengan adanya pemberian bibit dan penyaluran bantuan sosial sekiranya dapat menurunkan pertumbuhan inflasi.
“Tadi ada pembagian ikan secara gratis, sembako, dan pemberian bibit cabai ini merupakan wujud untuk mengurangi dampak inflasi terhadap ekonomi di Kalsel,” beber legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Tak lupa, dirinya juga menjumpai peserta sunatan massal yang digelar Dinas Kesehatan Kalsel. Didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, serta Sekretaris Daerah (Sekdakab) Tanah Bumbu Ambo Sakka.
Selain itu, Paman Birin juga memberikan ratusan bantuan sosial secara simbolis kepada warga Desa Rantau Panjang Hulu, di antaranya sembako bahkan ada juga perangkat alat sekolah.
Editor : Edi Dharmawan
Sumber : Biro Adpim Setdaprov Kalsel





















