Adaro Sulap Eks Tambang Jadi Lahan Produktif ( Bagian 2 )

Pasca tambang ini lah yang kemudian menjadi rumah bagi 30 jenis burung dan 3 kelompok bekantan yang masing-masing beranggotakan sekitar 15-20 ekor.

Ditopang dengan pembibitan ribuan jenis pohon, Adaro yakin program pasca tambang milikinya setidaknya mampu mengembalikan habitat satwa yang dulu pernah ada sebelum ditambang.

” Untuk di Nursery ini saja misalnya, kita ada 3000 ribu bibit Pohon Ulin yang berusia 5 hingga 8 tahun. Sedangkan yang kita tanam sudah ada 100 pohon lebih. Belum lagi di 3 Nursery lain yang berada di bawah PT Adaro Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, danau pasca tambang seluas lebih kurang 2 hektar juga telah menjadi penghidupan puluhan jenis ikan tawar lokal.

Dan menariknya, air limpahan danau dikelola untuk sarana pembibitan ikan Nila, Gurami, Pipih, Batok ( papuyu) dan berbagai ikan air tawar lainnya.

” Per 2 minggu kami dapat menyuplai 3000 lebih bibit ikam ini untuk masyarakat dan pesanteren yang ada di kabupaten Balangan dan Tabalong,” jelas R and D Mine Rehabilitation Lab Foreman, Hanifullah Habibie

Pembibitan ikan lokal dengan memanfaatkan danau pasca tambang ini ternyata sudah berjalan lebih kurang 10 tahun.

Dengan program pasca tambang ini, Adaro Indonesia ingin menunjukan bahwa penanganan reklamasi yang baik memulihkan lahan eks tambang batu bara akan berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat sekitar dan bahkan satwa serta hayatinya.

Editor : Didin Ariyadi
Fotografer : Ahmad Syarif

Pos terkait