2. Gunakan metode menabung yang mudah
Sebenarnya tidak ada patokan harus menabung 10 persen dari gaji atau penghasilan. Gunakan metode menabung yang menurut anda mudah. Tidak memberatkan keuangan, terutama yang gajinya pas-pasan.
Anda bisa memulai menabung dengan nominal kecil atau uang receh. Mulai dari nominal Rp 500, Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000. Tabung di celengan, toples, galon bekas, atau wadah lain yang tepat.
Metode lainnya yang dapat dicoba di rumah, yaitu menabung sesuai tanggal. Maksudnya adalah nominal uang yang disimpan mengikuti tanggal, dan dimulai dari tanggal 30 atau 31 setiap bulan.
Contohnya, bulan Januari 2022, ada 31 hari. Tanggal 31 menabung Rp 31.000, tanggal 30 sebesar Rp 30.000, tanggal 29 menyisihkan Rp 29.000, begitu seterusnya. Maka, total tabunganmu dalam sebulan (31 hari) menjadi Rp 496.000.
Dengan cara tersebut, lambat laun akan menjadi kebiasaan. Kalau satu hari belum menabung, rasanya ada yang kurang.
3. Buka rekening tabungan khusus
Menabung di celengan, maupun menyimpan uang di bawah bantal atau lemari memang lebih praktis, mudah, dan bebas biaya administrasi, tetapi perlu diperhatikan risikonya. Risiko kemalingan, kebakaran, bahkan dipakai untuk belanja.
Bukalah rekening tabungan khusus. Jadi, begitu uang terkumpul, langsung pindahkan atau disimpan ke tabungan agar lebih aman.
Rekening tabungan ini berbeda dengan rekening gaji, supaya dananya tidak campur aduk. Bisa juga dari rekening gaji ditransfer ke rekening tabungan sesuai alokasi menggunakan sistem autodebet.



















