“Masalah penanggulangan kanker ini adalah masalah yang kompleks, dalam penanggulangannya bukan hanya pemerintah atau kementerian kesehatan saja, tetapi kanker adalah masalah kita semua,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, adapun kegiatan YKI bertumpu pada 3 hal utama yaitu promotif, preventif dan suportif.
“Dibidang promotif berupa penyuluhan dan pendidikan kesehatan yang menyasar masyarakat umum yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan masyarakat, dibidang preventif berupa pencegahan terhadap kanker dilakukan kegiatan sosial kepada masyarakat umum seperti pemeriksaan deteksi dini kanker, sementara dibidang suportif YKI memberikan dukungan dan bantuan obat-obatan, tindakan, perawatan paliatif dan juga tersedianya rumah singgah dibeberapa cabang khusus bagi penderita kanker,” ungkapnya.
Sekedar informasi di Indonesia dari data Kementerian Kesehafan tahun 2019, angka kejadian penyakit kanker berada diurutan 8 di asia tenggara dan urutan ke 23 di asia atau sebanyak 136,2 per 100.000 penduduk, sementara di HSU menurut data Dinas Kesehatan HSU angka kejadian penyakit kanker saat ini tedapat 33 orang penderita kanker dan terbanyak yaitu kanker payudara, kanker darah, kanker talasemia dan kanker serviks.
Reporter : Darma Setiawan
Editor : Aditya




















