Kementan Latih Petani Milenial Kalsel Tentang Smart Farming

Pelatihan melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) ini dilaksanakan selama 8 hari terhitung terhitung sejak Sabtu, (19 Februari 2022), Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Badan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi yang dipusatkan di Pusat Pelatihan Menajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor.

SMK-PP Negeri Banjarbaru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementan dan sebagai PPIU Program Yess di Kalimantan Selatan turut berpartisipasi dengan mengirimkan 10 utusan dari 3 Kabupaten. 3 orang dari Kab. Banjar, 2 orang dari Kab. Tanah Bumbu dan 5 orang dari kabupaten Tanah Laut.

Patihan agribisnis smart farming ini bertujuan untuk memberikan pemahanan kepada petani tentang konsep agribisnis pertanian modern, pertanian cerdas, dan penggunaan teknologi pertanian berbasis IT serta IoT pada aktifitas pertaniannya.

Dalam sambutannya pada saat acara pembukaan Pelatihan Agribisnis Smart Farming Kepala Badan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi memotivasi kepada peserta dan seluruh insan pertanian terutama petani milenial untuk selalu belajar dan mentransformasi mindset bertani.

“Petani harus bertransformasi, yang dulu bertani hasilnya hanya untuk kebutuhan pribadi dan keluarga, saat ini pertanian harus menjadi sarana untuk mencari uang sebanyak-banyaknya dengan berbisnis pertanian. Maka harus dibangun pemahaman agribisnis pertanian, yang modern yang memanfaatkan seluruh teknologi yg dapat menggenjot produksi, produktifitas dan kualitas hasil pertanian,” tegasnya.

Pos terkait