Politikus PDI-P Sambangi Fitria, Wanita yang Tercebur ke Minyak Goreng Mendidih

Imam saat berada dikediaman Fitria

Wartaniaga.com, Pelaihari – Fitria tampak kaget, bingung dan malu saat Sekretaris fraksi PDI-P DPRD Kalsel,  Imam Suprastowo bersama rombongan menyambangi kediamannya di RT 17 Dusun 3 Desa Pandan Sari Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut.

Sehelai handuk yang tergantung di lehernya terus dipergunakan Fitria untuk menutupi mulut dan sebagian wajahnya yang luka dan terkelupas akibat terkena minyak goreng mendidih pada bulan puasa tahun 2020 yang lalu.

Saat itu dirinya yang masih bekerja pada sebuah perusahaan sawit swasta di Kintap bermaksud menggoreng kue untuk berbuka, saat minyak goreng di atas kompor mulai mendidih dan adonan siap dimasukkan, tiba-tiba pandangannya berubah gelap, selanjutnya Fitria tidak tahu lagi apa yang terjadi pada dirinya.

” Kata teman-teman yang melihat, saya tiba-tiba jatuh dengan posisi wajah berada di dalam penggorengan yang minyaknya mendidih ” ucapnya di hadapan Ketua Komisi II DPRD Kalsel  yang datang bersama Kepala Desa Pandan Sari beserta Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kintap dan Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah Dan Keadilan ( LPKPK ) Komcab Tanah Laut.

Beban berat yang dialaminya membuat Fitria tak sanggup lagi menceritakan bagaimana selanjutnya proses pengobatan dan perawatan luka yang dialaminya hingga akhirnya menempati eks rumah dinas Unit Pemukiman Transmigrasi ( UPT ) Pandan Sari.

Dirumah tersebut Fitria tinggal bersama suami dan seorang putrinya yang duduk dibangku sekolah dasar.

Suami Fitria sendiri baru saja mengalami musibah kecelakaan yang mengakibatkan salah satu kakinya patah, dan tidak bisa bekerja untuk mencari nafkah.

” Suami saya baru bisa mulai bekerja di kebun milik Kepala Dusun usai tertabrak mobil beberapa  waktu yang lalu, ” jelasnya.

Pos terkait