Ansharuddin juga berharap kepada warga untuk berhati hati dalam menyimpan dokumen kependudukan apalagi di saat musim hujan saat ini.
Dilain kesempatan Sokirno, Selaku perwakilan Ketua Tim Dukcapil Pro-Aktif Kalsel mengatakan, diadakan nya program ini bertujuan untuk membantu pencetakan data dari Kependudukan warga yang terdampak banjir.
“Program ini untuk membantu mengganti Dokumen dari kependudukan warga yang terdampak banjir,” ujarnya.
Selain itu kepala dinas Disdik Capil kabupaten Balangan, Hifziani mengatakan, Desa Buntu Karau adalah desa pertama yang mengajukan pergantian dokumen pasca banjir,total ada 16 kk yang mengajukan laporan.
Di antara nya 5 orang kartu keluarga, 16 KTP Elektronik dan juga ada 1 akta kelahiran yang hilang dan rusak, semuanya sudah di tindak lanjuti oleh Dinas Dukcapil Kabupaten balangan.
“Kami sudah menyurati semua kepala desa yang terkena banjir agar secepatnya memasukkan data warga nya, yang dokumen kependudukannya rusak maupun hilang. Dan dari disdukcapil sendiri nantinya yang akan mengantar dokumen yang baru kepada warga yang bersangkutan,sehingga tidak perlu lagi untuk warga datang ke kantor disdukcapil.cukup melapor ke kepala desa saja,” tutupnya
Reporter : Siti Nur Jannah
Editor : Nirma Hafizah




















