Bank Kalsel Gandeng BUMDes Guna Tingkatkan Pelayanan di Daerah

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Sebagai bentuk meningkatkan layanan perbankan di daerah, terutama untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa-desa, Bank Kalsel dan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tapin bersepakat sekaligus menuangkannya dalam bentuk perjanjian kerjasama (PKS). Kerjasama yang dilakukan adalah berupa perluasan kemudahan penerimaan akses layanan jasa Bank Kalsel melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh Kabupaten Tapin.

Kerjasama tersebut diejawantahkan dalam penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) Layanan Jasa Perbankan dan Pengembangan BUMDes dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin, yang dalam hal ini dilakukan oleh Bupati Kabupaten Tapin, H.M. Arifin Arpan dan Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, H. IGK Prasetya. Menyusul kemudian penandatanganan PKS yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapin, Rahmadi; Kepala Bank Kalsel Cabang Rantau, Izhar; Camat Lokpaikat, Retno Dwi Hastuti; dan seluruh BUMDes se- Kabupaten Tapin yang diwakili oleh Manager Operasional BUMDes Makmur Jaya Abadi Sentosa, Dani Hasbulah. Turut menyaksikan Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan; Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin; serta para Camat se-Kabupaten Tapin (Selasa 8/12).

BACA JUGA:  Kadishut Kalsel Tinjau Pembangunan Persemaian Modern HRB

Bupati Kabupaten Tapin, Arifin Arpan menyampaikan bahwa dengan adanya sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Tapin dengan Bank Kalsel, diharapkan mampu mendukung peningkatkan inovasi dari segi produk unggulan BUMDes maupun teknologi tepat guna, dimana sinergi ini juga akan memudahkan transaksi bagi masyarakat di tiap desa.

“Dengan seluruh kerjasama ini tentu dapat memaksimalkan pendanaan pemetaan ekonomi desa dari pemerintah yang dicanangkan pada tahun 2021, yang mana hal ini akan semakin mempermudah bagi pembangunan desa. Selain itu, dengan adanya sinergi antara Bank Kalsel, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Tapin, bersama dengan pendamping desa, harapannya inovasi di desa dapat semakin meningkat guna mendukung pembangunan ekonomi daerah,” ungkap Arifin.

Pos terkait