Dunia Penerbangan Sambut Baik Rencana Penghapusan Rapid Test Bagi Penumpang Pesawat

  • Whatsapp
Pengecekan di pesawat Lion Air Group (foto : Istimewa)

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Rencana Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan tengah berencana menghapuskan kewajiban rapid/PCR test bagi calon penumpang pesawat mendapat sambutan baik dari masyarakat dan dunia penerbangan.

Area Manager Lion Air Group wilayah Kalselteng, Agung Purnama mengakui  adanya keharusan rapid test terhadap penumpang  pesawat sangat memberat industri penerbangan dan juga penumpang.

Betapa tidak, penurunan jumlah penumpang mencapai 50 persen karena syarat yang menurut mereka berat dan terkadang lebih mahal dari pada harga tiket.

“Sangat berpengaruh sekali pada para  penumpang, mereka  banyak mengeluhkan harga rapid test yang mahal dan berbeda-beda diberbagai daerah bahkan ada yg lebih mahal daripada tiketnya,” ujarnya kepada wartaniaga.com, Minggu (16/8) malam.

BACA JUGA:  Telur Aluh-Aluh, Diminati Tapi Terbatas Produksi

Bukan itu saja, ditambah Agung penumpang juga direpotkan dengan kewajiban harus datang lebih dahulu 4 jam sebelum keberangkatan karena harus dilakukan pengecekan.  “ Bagi penumpang ini memberatkan dan bagi kami juga harus menyiapkan segela sesuatu lebih dari biasa,” paparnya.

Pos terkait