Wartaniaga.Com,Jakarta- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memperkirakan larangan mudik lebaran tahun ini menekan sejumlah industri seperti industri garmen, tekstil, hingga makan minum (mamin). Pasalnya, larangan tersebut berisiko menurunkan gairah masyarakat untuk berbelanja.
“Tentu larangan mudik ini pada suatu titik akan berpengaruh terhadap penyerapan produksi dalam negeri, contoh industri garmen dan tekstil. Kemungkinan masyarakat tidak beli baju baru atau menjamu tamu seperti open house,” terangnya pada Selasa, (21/4).
Di sisi lain, pemerintah membuka pasar alternatif lainnya melalui kebijakan jaring pengaman sosial (social safety net). Menurutnya, anggaran Rp110 triliun yang disalurkan lewat bantuan sosial itu mampu menjaga daya konsumsi masyarakat.
Meski demikian, Agus mengaku bantuan sosial tersebut terbatas dan hanya akan menguntungkan industri mamin dan turunannya. Sementara industri lainnya tak kebagian rezeki.
“Industri mamin dan turunannya masih bisa menikmati pertumbuhan lumayan, lewat stimulus pada dasarnya secara instant agak susah membuat pasar khususnya di industri yang tengah kesusahan,” kata dia.




















