Wartaniaga.com,Barabai- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Kantor Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) mendistribusikan 5.000 batang bibit lombok (cabe) kepada Pemerintah daerah Hulu Sungai Tengah (HST) yang akan dibagikan ke seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di HST, Senin (14/4).
Bibit cabe tersebut, telah diserahkan secara simbolis oleh Kepala KPH melalui Kasi Pemanfaatan Hutan Priadi.
Hal ini merupakan salah satu langkah antisipasi terhadap inflasi daerah yang disebabkan oleh tidak kontinuenya produksi komoditas cabe di Kalsel sebagaimana yang pernah terjadi pada tahun 2019 lalu.
“Berdasarkan data Perkembangan Indeks Harga konsumen/Inflasi Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel mengalami inflasi sebesar 3,07 persen,” terangnya.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi antara lain tarif rumah, rokok kretek dan kretek filter, termasuk cabe rawit dan cabe merah.
Melihat hal tersebut, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel mengambil langkah antisipasi dengan mempelopori gerakan ‘Budaya Menanam Cabe’ lingkup masyarakat Kalsel.
“Bibit cabe tersebut merupakan hasil persemaian Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel yang mana benihnya didapat dari bantuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel,” jelasnya.




















