Polemik Jiwasraya, Mengundang Banyak Komentar Ahli

  • Whatsapp
Polemik Jiwasraya, Mengundang Banyak Komentar Ahli

Wartaniaga.com, Jakarta – Polemik Jiwasraya yang kian menggonjang ganjing dunia maya, khususnya linimasa Twitter. Warganet beramai-ramai membahas berbagai topik yang berkaitan dengan kasus Jiwasraya, salah satunya pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Jakarta, Profesor Trubus Rahardiansyah.

Menurutnya, warganet tampak kesal karena PSI cenderung ‘tutup mulut’ soal kasus ini dan memilih menyerahkan semuanya pada proses hukum. Tak cuma soal PSI, ada juga yang membahas soal respons SBY terhadap kasus Jiwasraya..

Ia menceritakan, sebelumnya, Presiden keenam Indonesia itu menyebutkan, jika memang tidak ada yang mau bertanggung jawab atas kasus Jiwasraya, ia mempersilakan para pemangku kepentingan untuk menyalahkan masa lalu.

Atas dasar hal ini, kata Trubus, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung ikut serta menyoroti kasus gagal bayar Jiwasraya. Dibeberkannya, seperti Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango yang menyatakan pihaknya akan aktif merespons kasus tersebut.

BACA JUGA:  Pemindahan IKN Dinilai Tergesa-gesa

“Kita ketahui bersama fakta bahwa manajemen PT Asuransi Jiwasraya menyuntikkan dana investasi ke dalam saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA), perusahaan milik Erick Thohir, tidak ditampik oleh Kementerian BUMN,” beber Trubus.

Lanjutnya, meski sempat diisukan negatif atas fakta tersebut, Stafsus Menteri BUMN, Arya Sinulingga langsung merespon dengan fakta dan data. Jiwasraya tercatat pernah mengantongi cuan hingga Rp2,8 miliar atas investasinya dalam saham ABBA. pada Januari 2014 silam, Jiwasraya memborong saham ABBA di level Rp95 per saham dengan total nilai investasi mencapai Rp14,9 miliar.

Kemudian, pada tahun yang sama, yakni Desember 2014, Jiwasraya menjual saham ABBA dengan mematok harga Rp114 per saham. Tidak sampai setahun, jiwasraya menjual sekitar Rp11 miliar nilainya. Itu kurang lebih harga yang sahamnya di Rp114 per saham. Masih di hari yang sama, jiwasraya menjual senilai Rp6 miliar lebih di harga Rp112 per saham.

BACA JUGA:  Pembenahan Masalah Ekonomi Lewat Sektor Industri dan Ekspor

“Fakta ini menunjukkan setidaknya dalam waktu kurang dari satu tahun, Jiwasraya mendapat keuntungan investasi atas saham ABBA hingga 18%, di mana hal itu tidak didapat Jiwasraya dari investasi lainnya di saham-saham gorengan,” kata Trubus.

Ia menilai presentasi keuntungan hingga 18% itu bisa dibayangkan bagaimana besarnya, “tidak sampai satu tahun, Jiwasraya itu untung. Beda dengan saham lain, seperti saham gorengan,” tegas Trubus.

Editor : Tim WN
Foto : Ist

Pos terkait