32 views

Warga Pedalaman Keluhkan Sarana Prasarana Pendidikan

Sarana Prasarana Pendidikan

Wartaniaga.com, Paringin – Warga pedalaman Dusun Hulu Tabuan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan keluhkan minimnya sarana prasarana (sarpras) pendidikan seperti ruang kelas, ATK, LKS hingga akses infrastruktur desa setempat.

Satu satunya tenaga pendidik di desa tersebut, Arsanaidi berkata sangat sulit mengajar di Desa Hulu Tabuan, pasalnya, butuh waktu berjam jam berjalan kaki karena tidak tersedianya akses kendaraan bermotor.

“Jaraknya 7 sampai 8 kilo, dan hanya bisa jalan kaki selama 3 jam,” ucapnya saat ditemui wartaniaga.com di lokasi Desa Hulu Tabuan, Rabu (6/11).

Meski demikian, diakuinya, murid murid tetap semangat untuk menuntut ilmu pendidikan, “Semua ini demi bangsa, biar anak anak pedalaman bisa merasakan pendidikan yang sama dengan anak anak lainnya, bisa membaca dan menulis menjadi masyarakat terpelajar nantinya,” ungkapnya.

Minimnya Sarana Prasarana Pendidikan Warga pedalaman Dusun Hulu Tabuan

Terpisah, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Balangan Abdul Basyid mengungkapkan sebelumnya memang ada dari Desa Hulu Tabuan mengusulkan permohonan bantuan sarana prasarana pendidikan namun hingga saat ini belum ada dokumen tertulis yang diterimanya, sehingga membuat sulit proses penyaluran bantuan.

“Kalo dokumen itu sudah ada bisa kita lanjutkan ruang anggaran alokasi untuk menuju ke pembngunan,” bebernya.

Apalagi menurutnya, Hulu Tabuan sifatnya merupakan usaha sekolah baru (USB), kondisi ini menuntut pihak Dinas butuh hibah tanah dari masyarakat untuk pembangunan dilokasi tersebut, “Tapi ini tetap kami pikirkan secepatnya akan kami bantu untuk kelayakan sekolah di sana, karena sarana prasarana pendidikan itu wajib buat memenuhi SDM maka dari itu tetap kami pikirkan,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Hafiz Dan Puspita Terpilih Jadi Nanang Galuh Tala

Reporter : Agus
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *