Loading...
9 views

Banjarmasin Minim Ruang Laktasi

Loading...

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Kota Banjarmasin  masih  belum serius menangani gerakan ibu menyesuai, hal ini tercermin dari minimnya ruang untuk ibu menyesuai atau Laktasi.  Penilaian ini diungkapkan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalsel, Risza Hasan Aman.

Menurutnya, Pekan Air Susu Ibu (ASI) Internasional atau World Breastfeeding Week (WBW) yang diperingati setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus harusnya menjadi motivasi bagi pemangku kebijakan untuk menyediakan Laktasi.

Risza Hasan Aman

“Ruangan untuk ibu menyusui atau Laktasi di area pelayanan publik dan pusat keramaian di Banjarmasin masih sangat minim, padahal kota ini adalah ibu kota provinsi,” ujar puteri Gubernur Kalsel periode tahun 1995 hingga 2000, Gusti Hasan Aman ini.

BACA JUGA:  Ibnu : Pemilu di Banjarmasin Berjalan Lancar

Dikatakannya pentingnya ruang Laktasi   sebagai pemenuhan hak agar bayi mendapat ASI dan hak seorang ibu untuk menyusui anaknya.

“Tujuan globalnya ialah demi mengoptimalkan kesehatan gizi dan kesehatan ibu beserta anak,” ucapnya.

Agenda ini, tambahnya  diperingati secara serentak diberbagai belahan bumi. “ Misi peringatan pekan ASI sedunia adalah memperjuangkan pemenuhan hak anak  akan kebutuhan air susu ibu hingga berusia 24 bulan atau lebih” jelas Risza.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda mengamini  minimnya ruang Laktasi di Kota Banjarmasin.

Bahkan ia pun sempat memiliki pengalaman susahnya menyusui anak karena keterbatasan ruangan yang privat, padahal ujarnya sudah ada Perda tentang hal tersebut.

BACA JUGA:  Mah Sajajar Bagikan Daging Qurban Kepada Masyarakat

Ia menduga kurangnya sosialisasi membuat pemilik bangunan atau instansi tidak memperhatikan keberadaan ruang Laktasi di lingkungannya. “Sebenarnya tidak perlu mewah yang penting bersih dan nyaman” katanya

Loading...

Politisi partai Golkar ini  pun berharap Pemerintah Kota Banjarmasin dapat memfasilitasi dan mendorong adanya ruang Laktasi di area pelayanan publik dan pusat keramaian di wilayahnya.

“Mari kita dukung gerakan menyusui, karena ini (bayi) adalah investasi penting bagi bagi mas depan,” tandasnya.

Editor : Didin Ariyadi

Facebook Comments
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.