Stok Kosong, Elpiji 3 Kg Kembali Meresahkan Masyarakat

Adi Chandra,Salah seorang agen elpiji di Banjarmasin

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Masalah kelangkaan Elpiji 3Kg sepertinya tak bisa tangani pemerintah dengan serius, pasalnya soal ini kembali meresahkan masyarakat. Seperti yang barusan dialami warga Banjarmasin belakangan ini.

Saifullah salah satunya, warga Sungai Andai, Banjarmasin Utara ini mengaku terpaksa menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak, hal itu dilakukannya karena stok elpiji diwilayahnya habis dan pencarian elpiji ke wilayah lain juga sudah dilakukannya, namun hasil tetap nihil. Alhasil kayu bakar alternatifnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Elpiji 3 Kg habisan dimana mana, terpaksa pakai kayu bakar untuk masak,” ucap ayah tiga anak ini mengeluhkan.

Senada, kelangkaan Elpiji musiman saat hari-hari besar ini juga dialami warga Kelayan, Kuin, Veteran dan mungkin bahkan seluruh Banjarmasin.

Menurut Agen elpiji di Veteran, Adi Candra, ditempatnya sejak dua hari ini mengalami kekosongan. hal itu terjadi karena permintaan masyarakat meningkat, kenapa ? di hari Raya Idul Adha dan 17 an contohnya, masyarakat bulan ini cendrung lebih banyak aktifitas memasak karena kebetulan bebarengan dua hari besar itu.

“Stok cepat habis ini disebabkan karena permintaan masyarakat meningkat karena Idul Adha, 17 an serta acara  pelaksanaan Asian Games” ” ucapnya.

Menanggapi persoalan diatas, Plt Asisten II bidang ekonomi Pemko Banjarmasin, Doyo Pudjadi, geleng geleng kepala, heran mengapa hal ini terus berulang. Sebenarnya pasokan gas LPG di Banjarmasin itu cukup dan lebih, itu berdasarkan penjelasan dari pihak Pertamina belum lama tadi.

Bila persoalan kelangkaan kembali menjadi keresahan masyarakat, hal itu menurutnya ada yang tidak beres dan ada indikasi pelanggaran terhadap agen-agen LPJ di Banjarmasin. Menindaklanjuti itu, pihaknya akan segera meninjau kelapangan dan melakukan rapat kerja mengatas hal tersebut.

“Ini ada yang tidak beres, padahal stok elpiji di Banjarmasin ini cukup dan bahkan lebih. lah kenapa langka,” katanya.

Kontributor : Hamdani

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Hamdani

Pos terkait