Tolak Tambang Meratus, Masyarakat Kalsel Kirim Uang Receh ke Menteri ESDM

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Aksi penolakan terhadap pertambangan di sepanjang pegunungan Meratus terus disuarakan oleh masyarakat Kalsel. Kali ini giliran jurnalis yang menyampaikan aspirasinya, pagi tadi, Kamis (18/1), tidak kurang 50 orang wartawan berkumpul di perempatan jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin melakukan aksi damai dengan mengumpulkan tanda tangan dari masyarakat.

Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi alam Kalsel yang semakin hari habis terkikis lahan pertambagan. Kawasan hutan lindung dan pegunungan yang semula sebagai urat nadi kehidupan kini hanya tersisa galian-galian tambang.

Muat Lebih

BACA JUGA:  Pameran Dagang, Jembatan Bagi Wirausaha Muda Banua

Menurut Koordinator Solidaritas  Jurnalis Banua, Didi Gunawan, Meratus merupakan jantung Kalimantan sehingga kalau semuanya dirusak oleh pertambangan, maka niscaya pulau ini tinggal menunggu waktu untuk tenggelam.

“ Pegunungan Meratus yang tebentang meliputi berbagai provinsi di Kalimantan menjadi sangat penting untuk kita jaga, jika tidak kita tinggal menunggu bencana alam saja “ ungkapnya

Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kalsel ini juga mencontohkan banjir yang baru saya melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah ( HST) adalah akibat kecil dari rusaknya ekosistem alam. Dirinya berharap adanya aksi-aksi ini dapat mengetuk hati pejabat yang bewenang untuk tidak sembarang memberikan ijin pertambangan.

Sejumlah mahasiswa mengirim uang receh untuk Menteri ESDM melalui kantor Pos

“ Kita juga beharap pemerintah dapat lebih bijaksana memberikan ijin pertambangan dan yang terpenting untuk saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  membatalkan  surat keputusan  bernomor 441.K/30/DJB/2017 “ Tegas Pimpinan Redaksi salah satu media Online ini.

BACA JUGA:  Jadi Beban, Piutang Retribusi Pasar Akan Dihapus

Sementara itu, pada aksi ini selain meminta  tanda tangan masyarakat yang melintas, para insan pers dan sejumlah mahasiswa mengumpulkan uang receh untuk dikirim ke Kementerian ESDM sebagai bentuk protes terhadap terbitnya SK tersebut. Dan dalam aksi ini terkumpul sejumlah Rp 1 088 300 yang kemudian langsung dikirim melalui kantor Pos yang berada tepat di kawasan aksi ini.

Reporter : Didin Ariyadi

Editor : Didin Ariyadi

Foto  : Didin Ariyadi

Pos terkait