Wartaniaga.com,Memulai usaha di bidang makanan dan minuman manis dapat ditempuh melalui berbagai jalur eksekusi bisnis. Calon investor dapat memilih untuk membangun gerai baru dari tahap awal, atau memilih untuk melakukan penyesuaian merek pada gerai F&B yang sudah pernah beroperasi sebelumnya. Kedua pendekatan ini memiliki karakteristik masing-masing dalam hal kesiapan lokasi, alokasi kebutuhan modal awal, dan waktu persiapan pra-pembukaan.
Kehadiran pilihan program kemitraan yang fleksibel memberikan kemudahan bagi calon pengusaha untuk menyesuaikan rencana bisnis mereka berdasarkan ketersediaan aset fisik dan anggaran modal yang dimiliki.
Program Standard Store Bagi Investor dan Pengusaha Baru
Bagi calon investor atau pengusaha baru yang hendak membangun usaha F&B dari awal, Momoyo menyediakan program Standard Store. Program ini dirancang untuk pembangunan gerai baru dengan standar interior dan tata letak perlengkapan yang disiapkan secara penuh oleh kantor pusat.
Persyaratan kesiapan lokasi untuk gerai Standard Store mencakup ketersediaan ruang bangunan dengan luas minimal 40 meter persegi. Lokasi yang disarankan berada di area tepi jalan utama, dekat dengan kawasan sekolah, rumah sakit, SPBU, masjid, atau lingkungan perumahan. Tim kantor pusat akan melakukan survei lokasi untuk memastikan kesiapan daya listrik, instalasi air, serta tingkat aksesibilitas kendaraan sebelum proses konstruksi dimulai.
Alokasi Modal Awal dan Struktur Biaya
Nilai investasi awal untuk program Standard Store berada pada kisaran Rp250 juta hingga Rp800 juta, tergantung pada skala gerai dan kondisi renovasi bangunan. Struktur kemitraan Momoyo menetapkan biaya lisensi waralaba sebesar 0 rupiah (tanpa franchise fee) dan pemotongan keuntungan bulanan sebesar 0 rupiah (tanpa royalty fee).
Alokasi modal awal mitra dialokasikan untuk kebutuhan gerai, yang meliputi:
● Deposit jaminan kerja sama sebesar Rp40 juta.
● Pembebasan biaya manajemen pada tahun pertama operasional.
● Pembelian paket mesin pembuatan es krim, kulkas pendingin, dan perlengkapan kasir.
● Pembiayaan desain interior dan renovasi fisik gerai sesuai standar visual Momoyo.
● Pengadaan pasokan awal bahan baku serta sistem operasional digital.
● Pelatihan terpusat selama 7 hari untuk 4 hingga 5 orang staf gerai.
Program Pindah Merek Bagi Pemilik Usaha F&B yang Sudah Berjalan
Selain program pembangunan gerai baru, Momoyo menyediakan Program Pindah Merek yang dikhususkan bagi pemilik usaha F&B kekinian yang sudah memiliki lokasi dan gerai berjalan. Program alih merek ini ditujukan bagi pengusaha yang ingin mengoptimalkan fungsi toko lama mereka dengan bergabung ke dalam jaringan merek Momoyo.
Melalui Program Pindah Merek, pengusaha dapat memanfaatkan aset lokasi, sisa masa sewa tempat, serta sebagian perlengkapan fisik toko yang masih memenuhi standar operasional. Penggunaan kembali aset yang ada membantu menekan nilai pengeluaran modal awal pembangunan toko secara signifikan.
Nilai modal awal untuk mengukuti Program Pindah Merek dimulai dari rentang Rp250 juta. Proses evaluasi bagi gerai alih merek berfokus pada penyesuaian tampilan visual depan toko, pendaftaran lisensi resmi di bawah PT Junyi Jaya Indonesia, pengantian perlengkapan mesin utama, serta penyelarasan SOP pembuatan produk.
Tahapan alih merek memiliki tingkat kecepatan persiapan yang relatif lebih singkat dibandingkan pembangunan gerai baru. Evaluasi lokasi dapat diselesaikan dalam rentang waktu satu minggu, dan gerai alih merek dapat disiapkan untuk resmi beroperasi kembali dalam kurun waktu 15 hari hingga 4 minggu.
Perbandingan Keuntungan dan Pengembalian Modal Kedua Program
Baik program Standard Store maupun Program Pindah Merek menerapkan asas kemitraan yang sama dalam hal pembagian hasil usaha. Kedua program tersebut memberikan skema 100 persen keuntungan menjadi milik mitra tanpa adanya potongan royalty fee harian maupun bulanan.
Kedua jenis gerai juga mendapatkan akses fasilitas rantai pasok terpusat yang sama untuk menjaga keseragaman rasa, jaminan sertifikasi halal resmi dari BPJPH, serta pembaruan varian menu berkala setiap 45 hari dari tim riset dan pengembangan pusat.
Secara historis di dalam jaringan gerai Momoyo, estimasi waktu balik modal (payback period) untuk kedua program ini berada pada kisaran 12 hingga 18 bulan, dengan rata-rata penjualan bulanan gerai stabil berkisar antara Rp180 juta hingga Rp600 juta.
Pemilik gerai alih merek berpotensi mencapai titik impas lebih cepat apabila biaya renovasi awal dapat ditekan secara optimal. Namun demikian, kinerja keuangan akhir pada kedua program tetap dipengaruhi oleh faktor volume penjualan harian, besaran biaya operasional lokal, dan efisiensi pengelolaan staf di tingkat gerai.
Tertarik dengan Program Kemitraan Momoyo?
Momoyo membuka peluang kemitraan bisnis minuman dan es krim yang adaptif, baik melalui program Standard Store untuk pembangunan gerai baru maupun Program Pindah Merek bagi pemilik toko F&B eksisting. Nilai investasi berkisar antara Rp250 juta hingga Rp800 juta dengan keunggulan skema 0 rupiah franchise fee, 0 rupiah royalty fee, serta 100 persen keuntungan operasional untuk mitra.
Untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai simulasi lokasi dan pendaftaran program kemitraan, Anda dapat menghubungi tim resmi Kemitraan Momoyo melalui WhatsApp di 0813-9888-8568, email kemitraan@momoyoglobal.com, atau mengakses situs resmi Kemitraan Momoyo.



















