Wartaniaga.com, Banjarbaru – Sebanyak 150 pelajar dari 12 sekolah di Kalimantan Selatan mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Upacara Lanud Sjamsudin Noor, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk menanamkan kedisiplinan, membentuk karakter tangguh, serta memperkuat semangat bela negara.
Penyematan tanda peserta menandai dimulainya kegiatan yang dirancang sebagai ajang pembentukan mental, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan para kadet muda. Melalui berbagai pembekalan dan latihan, peserta diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda, terutama di tengah perkembangan era digital yang menghadirkan beragam tantangan.
“KKRI ini menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk memperkuat kebersamaan, menanamkan kedisiplinan, serta menumbuhkan kecintaan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga untuk membangun masa depan.
“Ikutilah seluruh kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, agar memperoleh pengalaman serta pembelajaran yang bernilai bagi masa depan,” tambahnya.
Pesan tersebut sejalan dengan arahan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara (Aster Kasau), Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., yang dibacakan Paban IV Komsos Sterau, Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E., di Gedung Bina Angkasa.
Dalam arahan itu ditegaskan bahwa pembinaan melalui KKRI merupakan salah satu upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai persatuan, serta menumbuhkan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan beragam materi pembekalan, mulai dari wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, pencegahan perundungan (*bullying*), penanggulangan bencana, hingga keterampilan bertahan hidup (*survival*) dan bijak bermedia sosial.
Tak sekadar menjadi ajang pelatihan, Persami KKRI juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk membangun persahabatan, mempererat persaudaraan, dan belajar menghargai perbedaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi mereka dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus menjalankan peran sebagai generasi penerus bangsa.
Sebanyak 150 peserta berasal dari 12 sekolah, yakni SMAN 1 Banjarbaru, SMAN 2 Banjarbaru, SMAN 3 Banjarbaru, SMAN 4 Banjarbaru, SMAN 5 Banjarbaru, SMAN 1 Martapura, SMAN 2 Martapura, SMAN 1 Gambut, SMAN 1 Kurau Tanah Laut, SMKN 4 Banjarbaru, SMK Garuda Mahadhika, dan SMK Penerbangan Banjarbaru.
Melalui Persami KKRI 2026, Lanud Sjamsudin Noor berharap semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan jiwa pengabdian semakin tertanam dalam diri para pelajar. Sebab, masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan generasi mudanya, tetapi juga oleh karakter, persatuan, dan kesediaan mereka untuk berkontribusi bagi Indonesia.
Editor : Eddy Dharmawan



















