Kisah Om Borneo Naik Motor Banjarmasin – Jakarta PP

Om Borneo saat berada di depan Monas bersama motornya

” Berangkat tanggal 14 Januari 2023 dan sampai kembali di Banjarmasin tanggal 29-nya,” papar bapak 5 anak ini.

Sebelumnya, tepatnya 2020 lalu pria kelahiran Banjarmasin 1964 ini juga sudah pernah mengaspal keliling Jawa Timur dan Jawa Tengah bersama salah seorang anaknya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Tugu Jogya

Baginya, perjalanan di atas roda dua dengan menempuh jarak ribuan kilometer bukan hal yang aneh. Mengingat touring baik berkelompok maupun sendirian sudah acap kali ia lakukan.

Tak heran jika saat ini warung dan rumahnya sering menjadi persinggahan para Bikers dari berbagai daerah dan klub yang kebetulan melintas di Banjarmasin.

” Ratusan Bikers yang mampir ke tempat kita, terakhir sebelum saya berangkat ada Bikers dari Jawa Barat yang keliling Kalimatan melintas 3 negara singgah ke rumah. Dulu juga ada Bikers yang keliling dunia dari luar negeri juga mampir,” kisahnya.

Baginya, touring bukan hanya sekedar melintasi aspal tetapi juga sarana silaturhami, promosi wisata dan budaya, pengalaman baru bahkan sisi religi didapatnya.

Pria berusia 58 tahun ini mengungkapkan dalam perjalanannya kali ini hanya menghabiskan dana sekitar Rp 4 jutaan saja.

Ongkos yang paling besar, ujarnya saat menyeberang dari Banjarmasin ke Surabaya, satu kali penyeberangan bawa motor Rp 912.000. ” Pergi dan pulang totalnya Rp 1,8 juta lebih,” katanya.

Pos terkait