Indocement Kembali Raih Dua Penghargaan di Bidang Lingkungan Hidup

Kompleks Pabrik Tarjun memiliki pembangkit listrik mandiri yang telah dilengkapi dengan perangkat khusus bernama Flue Gas Desulphurization (FGD), perangkat dipasang sejak tahun 2018 untuk menurunkan emisi SOX  yang dilepaskan ke udara dari hasil pembakaran batubara, yang diserahkan saat pertemuan The 39th  ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) pada 16 September 2021, dilaksanakan secara luring di Brunei Darussalam dan diikuti secara daring oleh perusahaan-perusahan nominator. Hal itu merupakan salah satu kegiatan rutin setiap dua tahun yang dilaksanakan melalui ASEAN Centre for Energy (ACE) sebagai komitmen Regional ASEAN dalam mempromosikan pemanfaatan teknologi batubara yang ramah lingkungan.

“Dua penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Indocement dalam upayanya menjaga lingkungan hidup dengan berbagai beragam terobosan dan inovasi,” tambahnya.

Selain itu, Indocement juga memiliki beberapa terobosan lain, seperti penggunaan bahan bakar alternatif dalam bentuk refuse-derived fuel (RDF) yang berasal dari sampah perkotaan, penggunaannya tidak hanya mengurangi emisi CO2 tetapi juga membantu mengatasi permasalahan sampah perkotaan. Keberadaan Indocement diharapkan akan menciptakan nilai tambah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi semua sejalan dengan komitmen keberlanjutan 2030 Indocement.

“Hal tersebut menjadi panduan bagi perusahaan dalam melangkah lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih baik dalam menjalankan prinsip dan strategi usaha serta tujuan pembangunan berkelanjutan,” tutupnya.

Reporter : Anaq
Editor : Edhy Dharmawan

Pos terkait