Berdayakan Posyandu, Upaya Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Stunting

Talkshow yang digelar Radio Gema Saijaan tentang percepatan penurunan stunting

Wartaniaga.com, Kotabaru- Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus berupaya menurunkan stunting di wilayahnya, salah satunya dengan memberdayakan Posyandu.

Hal ini diungkapkan, Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad, MM saat menjadi marasumber Talkshow Halo Kotabaru’ di LPPL Radio Gema Saijaan 102 FM, Selasa (27/2).

Menurutnya sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, Indonesia di tahun 2024 harus bebas stunting. Dan Kabupaten Kotabaru harus mempunyai program yang dimulai dari titik dasar.

” Kotabaru bebas stunting, salah satunya dari titik dasar dengan menggiatkan kembali Posyandu yang ada di desa-desa dan kelurahan, karena rata-rata termasuk gizi buruk itu banyak ditingkat masyarakat yang tidak mampu yang ada didesa-desa, ini yang harus kita lakukan,”katanya.

Selain itu, dengan menghidupkan kembali Posyandu dan terjun langsung ke lapangan pihaknya bisa membedakan mana yang perlu penanganan khusus maupun yang tidak.

“Kita juga mengarahkan dana desa lebih banyak untuk Posyandu karena pendekatan lebih dekat masyarakat adalah desa.
Harus dianggarankan tambahan makanan bergizi dan pemberian vitamin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak, SKM, MA mengungkapkan pihaknya juga fokus menggiatkan Posyandu yang merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan terutama dalam penanganan stunting.

“Kita sudah menyiapkan beberapa sarana dan prasarana di Posyandu seperti memenyediakan alat ukur antropometri untuk mengukur berat dan tinggi badan balita yang akan kita cek, dan ini melalui anggaran alokasi khusus tahun lalu,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga menggalakkan pemberian makanan tambahan seperti yang sebelumnya telah disampaikan Sekretaris Daerah Kotabaru.

“Kita juga telah memantau melalui tim ahli gizi, mereka selalu siapkan di setiap Puskesmas dan nanti juga akan terjun ke Posyandu yang buka untuk memberikan makanan tambahan dan vitamin bagi remaja putri dan ibu hamil agar bayi selalu sehat,” tambahnya.

Dengan demikian, sambungnya stunting tuntas dan anak yang lahir dalam keadaan sehat dan tidak ada lagi kasus stunting khsusnya di Kabupaten Kotabaru.

Reporter : Anaq
Editor : Fairuz Reza

Pos terkait

banner 468x60