Wajib, Oktober 2024 Makanan dan Minuman Beredar harus Bersertifikat Halal

Mohammad Mobarak Satgas Halal Provinsi Kalimantan Selatan saat menghadiri peresmian HokBen di Banjarbaru (Foto : EDH)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pada bulan Oktober tahun 2024 barang atau makanan dan minuman yang beredar di Indonesia harus bersetifikat Halal. Apabila tidak ada sertifikat maka harus dicantumkan Non Halal.

Hal itu disampaikan Mohammad Mobarak perwakilan Satgas Halal Provinsi Kalimantan Selatan usai menghadiri peresmian Store HokBen di Jalan A Yani Km 34 Loktabat Banjarbaru, Kamis (7/12).

“Pendaftaran untuk mendapatkan sertifikat halal itu ada 2 cara, yang pertama dengan sistem Reguler dan yang kedua adalah Self Declare dikhususkan untuk usaha kecil menengah,”ujarnya.

Untuk makanan-makanan yang berisiko lanjut Mobarak, seperti yang mengandung Unggas, daging atau pemilik usaha yang memiliki Industri menengah keatas harus mendaftarkan secara Reguler.

“Tetapi bagi UMKM yang tidak mengandung barang berisiko bisa mendaftarkan melalui jalan kedua yaitu Self Declaire. Prosesnya tetap melalui aplikasi sihalal dengan verifikasi dari pendamping,”jelasnya.

Mobarak juga menambahkan melalui pendamping inilah nantinya data yang sudah diisi oleh pelaku usaha UKM akan dikirimkan ke Komisi Fatwa, setelah itu baru akan dikeluarkan sertifikat halalnya.

“Ditahun 2024 bulan Oktober, barang atau makanan yang beredar dimasyarakat harus sudah berlabel halal. Jikalau tidak misalnya mengandung barang yang tidak halal maka harus mencantumkan non hal,”ungkapnya.

Terkait dengan kehalalan HokBen restoran cepat saji, Mobarak mengatakan bahwa HokBen ini sudah lama bersetifikat halal. “HokBen ini sudah mengantongi sertifikat halal sejak dulu ditangani LPPOM MUI, sekarangkan ditangani Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH),” jelasnya.

Ia menambahkan, karena HokBen ini adalah perusahaan besar maka yang menanganinya adalah langsung dari BPJPH pusat. “Dengan sertifikat Halal sudah mencakup semuanya baik higienisitas, kualitas juga pelayanan dan kesehatan,” tandasnya.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60