Tapping Box Antisipasi Kecurangan Bayar Pajak Daerah di Banjarbaru

Pemasangan Tapping Box di Hotel dan Restoran antisipasi kecurangan pengusaha wajib pajak (Foto : Ist)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Badan Pengelolaan Pajak Dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Banjarbaru telah memasang ratusan alat Tapping Box di mesin kasir berbagai tempat usaha.

Strategi yang digagas Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin guna meminimalisir kebocoran pajak dan kecurangan oleh pengusaha wajib pajak.

“Alhamdulillah, alat tapping box telah kita pasang di mesin kasir atau komputer pembayaran. Mulai dari restoran, kafe hingga hotel yang ada di wilayah Banjarbaru,” ucap Kepala BP2RD Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, Selasa (22/8).

Hingga saat ini,lanjut Rudi sapaan akrab kepala BP2RD kota Banjarbaru ini, sedikitnya sudah ada 222 unit tapping box yang telah terpasang.

Ia menerangkan bahwa alat tersebut dapat mencatat dan merekam semua transaksi pembayaran di setiap tempat usaha sehingga berdampak pada besaran pajak yang harus dibayarkan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Teknologi ini digagas bapak Wali Kota Banjarbaru agar menghindari kecurangan pajak, karena semua transaksinya langsung terpantau oleh kami BP2RD. Ini juga menjadi cara beliau untuk meningkatkan pendapatan daerah di Ibukota Kalimantan Selatan ini,” jelasnya.

Bukan menjadi hal yang rahasia bahwa selama ini pemeriksaan pajak baik itu restoran, kafe maupun hotel di setiap daerah dapat dikatakan belum sepenuhnya memadai. Permasalahan tersebut menyebabkan hasil pemeriksaannya pun tidak menghasilkan perhitungan kewajiban pajak yang sebenarnya.

Menurut Rudi, cara Wali Kota Banjarbaru mengatasi permasalah tersebut dengan memanfaatkan teknologi kekinian terbilang inovatif dan akan sangat bermanfaat untuk jangka panjang.

Menandai diberlakukannya penggunaan alat tapping box ini, BP2RD Banjarbaru juga mengadakan event undian berhadiah bagi masyarakat umum.

Melalui struk pembayaran yang dikeluarkan mesin kasir, masyarakat yang terpilih sebagai pemenang mendapat kesempatan untuk berangkat Umroh ke tanah suci Mekah.

“Cara mengikuti event undian ini cukup mudah yakni dengan menuliskan identitas diri dibalik struk pembayaran yang kemudian dimasukkan ke dalam kotak undian,” jelas Rudy.

Dalam hal ini hanya berlaku pada transaksi belanja makan di restoran ataupun kafe yang ada di Banjarbaru dengan minimal pembayaran Rp 50 ribu.

“Masyarakat dapat menuliskan identitas diri berupa nama, alamat dan nomor telpon di belakang struk pembayaran makan. Kemudian struk pembayaran itu masukkan ke kotak undian yang disediakan masing-masing restoran ataupun kafe,” ungkapnya.

Selain hadiah utama mengikuti ibadah Umroh ke tanah suci secara gratis, BP2RD Kota Banjarbaru juga menyediakan hadiah menarik lainnya bagi masyarakat yang beruntung berupa sepeda motor listrik. Event undiah berhadiah ini berlaku sejak 1 Agustus hingga 30 November mendatang.

Editor: Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60