Pemilihan Putera Puteri Sasirangan Sebagai Sarana Pelestarian Warisan Nusantara

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Grand final pemilihan Putera Puteri Sasirangan kota Banjarmasin dinilai mampu membangkitkan tingkat perekonomi dan melestarikan warisan sastra nusantara.

Walikota Banjarmasin- H Ibnu Sina mengungkapkan Putera puteri Sasirangan tentu menjadi sebuah harapan baru.

“Sastra Nusantara kebanggaan kita, sebagai warisan yang harus kita pegang teguh, rawat dan jaga,” ucapnya.

Ia mengatakan pemenangan akan menjadi duta kain Sasirangan selama satu tahun ke depan.

Selain itu, Ibnu juga mengapresiasi kepada para desainer kain Sasirangan pewarna tekstil maupun pewarna alam, karena telah membuat motif yang unik dan penuh makna.

“Semuanya bagus, saya yakin dan percaya dewan juri pasti kesulitan untuk menentukan siapa yang harus menjadi juara karena motif-motifnya bagus,” bebernya.

Lanjut, desainer yang menjadi juara satu akan diambil oleh pemerintah menjadi seragam Hari Jadi Kota Banjarmasin dan event-event lain Pemerintah Kota Banjarmasin.

Sementara Itu, Kepala Disbudporapar, Iwan Fitriadi menjelaskan tujuan diselenggarakannya acara itu adalah menjadikan anak muda sebagai ambassador yang mencerminkan sikap mencintai dan bangga melestarikan kain Sasirangan.

“Nantinya mereka menjadi penghubung antara masyarakat dan pengrajin Sasirangan supaya bisa menciptakan inovasi terbaru untuk memajukan kain sasirangan,” pungkasnya.

Adapun juara pertama Putera Sasirangan, Muhammad Yasin serta Puteri Sasirangan, Talita Fatimah Ahmad, selain itu untuk juara pertama dari lomba motif kain Sasirangan Pewarna Alam yaitu Kantan Sasirangan

Editor: Aditya

Pos terkait

banner 468x60