Amelia Agus Nyanyikan Lagu “Kulaan Jua” Ciptaan Fatimah Adam

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Sebuah lagu Banjar dengan judul “Kulaan Jua” dengan Lyrik yang ditulis oleh Fatimah Adam, sedang aransemen music diiringi Oedin Record.

Atas rekomendasi Hendri salah seorang pemuda pelopor yang telah banyak karya kreatifnya, selain itu lagu ini juga dinyanyikan Amelia Agus salah seorang penyanyi kondang lagu-lagu Banjar diera 90-an bersama Fatimah Adam sipencipta lagu ini.

“Amelia Agus mempunyai karakter suara khas Banjar sangat cocok untuk menyanyikan lagu “Kulaan Jua” ini yang baru rampung pada Selasa, 28 Juni 2022 tadi,”ujar Mama Imah panggilan wanita berlesung pipit ini kepada wartaniaga.com dikediamannya, Senin (4/7/2022).

Mama Imah menceritakan isi lagu ditulis berdasarkan isi bathin yaitu ingin kita saling bersama, saling berbagi dalam kebaikan dan mengajak kulaan (keluarga) yang lagi madam (pergi merantau) dibanua urang (diperantauan).

BACA JUGA:  Kapolda Budayakan Sasirangan Dikepolisian Kalsel

“Ayo lakasi bulikan , banua mahadangi pian barataan ujar dari salah satu lirik lagu“Kulaan Jua” yang artinya Ayo cepat pulang, kampung halaman menunggu kalian semua.

Sebelumnya, pada Pebruari 2022 yang lalu bersama Dino Sirajudin sang adik juga telah melaunching satu lagu banjar yang berjudul “Kita Badingsanak”, lagu ini sudah ditonton oleh hampir mencapai 5000 views.

Memang sepeninggal sang Legen pencipta lagu-lagu Banjar Anang Ardiansyah, orang-orang mulai kangen dengan lagu-lagu bernuansa dan berbahasa Banjar. Apalagi jaman sekarang dengan fasilitas internet, setiap orang dimanapun dengan cepat bisa melihat dan mendengarkan informasi di negeri sendiri bahkan dipelosok negeri.

Mama Imah berpesan agar generasi muda untuk lanjut berkarya, gunakan masa mudamu sebelum tiba masa tua, raih cita-cita pantang menyerah buktikan kalian sebagai generasi muda yang tangguh .

BACA JUGA:  Dewan Ingatkan Pemko Agar Kembangkan Destinasi Wisata

“Teruslah berbagi kebaikan apapun itu bentuknya, karena orang lain disekitar kita sangat memerlukan, terutama generasi muda. Mereka memerlukan sosok telada untuk menjadi panutan dalam kehidupan,”ujarnya.

Kenapa demikian lanjutnya, generasi muda wajib kita bekali ilmu dan contoh teladan kebaikan oleh karena mereka akan menjadi pemimpin generasi berikutnya.

“Minimal mereka menjadi pemimpin anak-anaknya, membekali dirinya dengan ilmu dan ahklak mulia. Juga menjadi contoh menjadi orang tua yang baik sehingga tentunya anak-anaknya menjadi yang terbaik, maka amanlah bathin ini dan bahagia hati ini, pun saat kita menutup mata,”pungkasnya.

Editor : Eddy Dharmawan

L

Pos terkait