Kuasa Hukum : Mardani H Maming Sudah Memenuhi Panggilan sebagai Saksi

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Sidang lanjutan perkara tipikor mantan Kadis ESDM Tanah Bumbu dilanjutkan pada Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin ( 18/4/22) pukul 20.00 Wita.

Dalam sidang kali ini Mardani H Maming telah hadir secara pnlone memenuhi panggilan sebagai saksi bersama dengan 3 orang saksi lainnya.

Namun setelah persidangan dibuka dan Majelis Hakim memeriksa identitas para saksi dan kemudian meminta yang bersamgkutan untuk dapat hadir secara offline.

Menanggapi hal ini, Kuasa Hukum Mardani H Maming, Irfan Idham mengakan bahwa kliennya telah kooperatif.

” Klien kami telah kooperatif memenuhi panggilan sebagai saksi namun majelis hakim tetap meminta kehadiran beliau secara offline” ujarnya.

Kehadiran Mardani H Maming secara online bukan tanpa alasan dikarenakan dirinya saat ini sedang berada di Singapura untuk menghadiri undangan kegiatan Hipmi.

BACA JUGA:  Pemkot Banjarbaru Raih Penghargaan BKN Award

Irfan kemudian menyampaikan bahwa kehadiran pak mardani secara online juga telah dikordinasikan sebelumnya kepada kejaksaan.

” Kami sudah berkordinasi dan telah mendapat persetujuan untuk hadir secara online sehingga kami telah memenuhi kewajiban hukum kami apalagi hak ini juga dimungkinkan dalam ketentuan dan setahu kami pada sidang Minggu lalu Majelis Hakim juga memperbolehkan klien kami untuk hadir secara online, sehingga hadir secara online adalah opsi yang kami pilih mengingat kesibukan bapak mardani” kata irfan

Dikatakannya, kliennya juga telah menandatangani Berita acara di bawah sumpah dimana yang bersangkutan sebelumnya telah pernah diperiksa dan diambil keterangannya sebagai saksi dalam proses penyidikan kasus ini di Kejaksan Agung sehingga berdasarkan pasal 119 Jo. pasal 179 KUHAP bapak Mardani telah menyatakan keterangan yang sebenar-benarnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Stamina, Danlanud SAM Ajak Gowes Bersama Para Prajuritnya

” Kami juga perlu menyampaikan kepada publik bahwa bapak mardani sama sekali tidak mengetahui apalagi sampai menerima aliran dari dugaan gratifikasi Dwidjono,” tegasnya.

Editor: Aditya

L

Pos terkait