Pemko Banjarbaru Terima Penghargaan Daerah Bebas Polio

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarbaru- Pemerintah Kota Banjarbaru raih penghargaan daerah bebas penyakit polio atau Non-Polio Alpha-FetoProtein (NPAFP) tahun 2021 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Adapun, sebuah daerah yang menyandang status non polio AFP harus mencapai standar penilaian antara lain mencapai angka perbandingan minimal 2 per 100 ribu populasi penduduk yang merupakan anak-anak berusia di bawah 15 tahun.

Dan Pemkot Banjarbaru telah berhasil dalam meningkatkan imunisasi maupun surveilans AFP alias tindakan pemantauan terhadap semua kasus lumpuh layu, terutama dalam beberapa tahun belakangan.

Walikota Banjarbaru, HM. Aditya Mufti Ariffin, S.H., M.H. mengapresiasi terhadap seluruh insan atau pejuang kesehatan, termasuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD), terkait yang telah menunjukkan komitmen kuat serta bekerja keras untuk meredam kasus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

BACA JUGA:  Deklarasi Damai LSM dan Ormas Pasca PSU Kalsel

“Kepada seluruh jajarannya untuk tetap memberikan yang terbaik demi masyarakat Kota Idaman,” tuturnya.

Ia menambahkan, prestasi yang diraih juga harus bisa menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kinerja.

“Kita juga tetap waspada terhadap polio,” ucapnya.

Ia berharap, Semoga ke depannya bisa mewujudkan Banjarbaru yang benar benar JUARA.

Editor: Aditya

Pos terkait