Gubernur Kepri Tawarkan Potensi Wisata Alif Stone Natuna

  • Whatsapp
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad

Wartaniaga.com, Batam – Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad menawarkan potensi wisata Alif Stone Geopark Natuna saat menjadi keynote speaker pada kegiatan ‘In House Training Jurnalistik Maritim Berwawasan Kebangsaan’ yang digelar secara zoom, Senin (20/9).

Selain itu, Gubernur Kepri itu juga menawarkan potensi wisata 3B yaitu Batam, Bintan dan Bali. Juga, KEK Galang Batam, KEK Digital Park dan KEK Batam Aerotechnics.

“Di Natuna, kita potensi wisata Alif Stone Geopark Natuna, potensi bisnis maritim yang potensial,” ujar Ansar Ahmad di 50 orang wartawan Batam dan Tanjungpinang yang menjadi peserta pelatihan.

Selain itu, hadir juga Konsul dan Pejabat Utama Konsulat Amerika Serikat (AS) Medan, Gordon S. Church serta Rektor UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, Dr M Irhas Effendi, M.SI, Kadis Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah, Kapolda Kepri yang diwakili Bidang Humas Polda Kepri, Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam dan sejumlah tokoh lain di Kepri.
Gubernur Ansar juga menyinggung soal peran pers sebagai pilar keempat negara demokrasi. Tiga pilar lain adalah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

BACA JUGA:  Lantik Pengurus Pusat JMSI, Bamsoet Ingatkan Bahaya Informasi Hoax Pandemi Covid-19

“Ini menunjukkan betapa pentingnya keberadaan pers sebuah negara, meskipun secara formal pers berada di luar sistem politik ketatanegaraan. Kebebasan pers menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan demokrasi,” papar Ansar Ahmad.

Pelatihan wartawan perbatasan yang digelar oleh Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan (LPKW) UPN ‘Veteran Yogyakarta bekerjasama dengan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Indonesia itu digelar dalam tiga zona. Yaitu, Zona-1 Batam-Tanjungpinang yang dimulai hari ini, sampai besok, Selasa (21/9/2021). Selanjutkan dilanjutkan dengan Zona-2 Karimun-Lingga, Rabu-Kamis (22-23/9/2021). Dan Zona-3 Anambas-Natuna (27-28/9/2021).

Sementara itu, sebelum membuka secara resmi pelatihan, Rektor UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, Dr M Irhas Effendi, M.SI menyinggung tentang bahayanya dampak dan pengaruh dari berita bohong alias hoax. Khususnya, di wilayah perbatasan seperti Provinsi Kepri.

L

Pos terkait