Koperasi Syariah Arrahmah Bukukan Dana Akhir Tahun 2020 Sebesar Rp 6,5 Miliar

  • Whatsapp

Wartaniaga com,Banjarmasin-Rapat Tahunan Koperasi Konsumen Syariah Arrahmah kumpulkan dana sebesar 6.5 miliar rupiah. Dana tersebut meningkat pesat dari awal dibentuknya koperasi syariah ini sebanyak 45 juta rupiah pada tahun 2012. Kalau dibanding dengan modal awal dengan pembukuan akhir tahun berkisar 1600%.

Peningkatan yang signifikan ini dikarenakan masyarakat mulai beralih dari koperasi yang identik dengan simpan pinjam, akan tetapi koperasi Syariah mengutamakan sistem syariah yang berdasarkan qur’an dan hadist sahih.

“Pada koperasi konvensional kebanyakan orang berpikirnya hanya untuk utang saja dan bank untuk menabung tetapi dengan sistem syariah Insya Allah hasil yang didapat menjadi berkah,” ujar Sutjipto Ketua Koperasi Syariah Arrahmah saat ditanya media disela-sela acara tersebut.

Selain anggota dan dewan pengawas hadir juga Gustafa Yandi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, karena masih dimasa pandemi sebagian hadir yang mewakili sebagian mengikuti secara virtual dirumah masing-masing.

BACA JUGA:  Penjualan Helm SNI Masih Menjanjikan

Peserta yang datang dilaksanakan rapid tes terdahulu sebelum memasuki ruangan rapat anggota tahunan (RAT).(20/03/2021)

Gustafa Yandi mewakili pemerintah daerah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Koperasi Syariah Arrahmah yang sudah tepat waktu mengadakan RAT tahunan.

Dia mengatakan peningkatan positif dari tahun ketahun koperasi syariah ini karena masyarakat mendapat solusi dalam mengelola keuangan dengan system syariah.

“Ternyata Islam itu Indah dimana pelarangan dalam agama tentang riba, tetapi ada solusi pengelolaan keuangan dan simpan pinjam yaitu dengan sistem syariah,”ujarnya.

Selain itu, Gustafa Yandi memberikan masukkan agar meningkatkan status dan perkembangan koperasi syariah Arrahmah yang sebelumnya pada tahun 2020 mendapat penghargaan koperasi sehat dengan nilai 81,75. Sedang ada koperasi lain nilainya lebih tinggi yaitu sebesar 84.

BACA JUGA:  Mengenal Mata Uang Digital, Antara Investasi dan Transaksi

Gustafa menambahkan, pengembangan dan peningkatan status koperasi syariah Arrahmah yang sebelumnya predikat AAB berkualitas menjadi AAA atau sangat berkualitas perlu banyak diperhatikan antara lain, kelembagaan, usaha, keuangan, manfaat bagi anggota dan manfaat bagi masyarakat.

Pemanfaatan tekhnologi digital merupakan salah satu bentuk naik kelas dari koperasi modern, penggunaan tekhologi informasi dalam pengembangan usaha saat ini sangatlah penting.

“Kita harus berani masuk ke ekosistem digitalisasi, ini adalah salah satu bentuk memberikan kemudahan pelayanan baik kepada anggota maupun masyarakat.

“Pemanfaatan digitalisasi pada system pengembangan koperasi syariah menuju koperasi yang modern. Saya yakin dengan niat dan kerja keras kita bisa,” tutup Gustafa Yandi .

Keberadaan Koperasi berkonsep syariah ini sangat dinanti-nantikan banyak masyarakat yang tidak mengerti dengan sistem konvensional mereka takut dengan sitem riba dan akhirnya panik.

BACA JUGA:  Jeli Lihat Peluang, Mitra Binaan Rumah Zakat Nyambi Jual Ikan Cupang

“Alhamdulillah dengan hadirnya koperasi Syariah Arrahmah menjadikan solusi bagi masyarakat, baik dalam bentuk permodalan maupun transaksinya. Saat koperasi ini dibuka pertama hanya berjumlah 20 orang, sampai dengan saat ini data sampai akhir 2020 berjumlah 2207 orang,” papar Sutjipto.

Sebagai Ketua umum di Asosiasi Koperasi Syariah Indonesia (ASKINDO), Sutjipto juga mengajak masyarakat untuk berinvestasi dan bertransaksi secara halal melalui koperasi Syariah Arrahmah dibawah pimpinannya.

“Mari kita budayakan bertransaksi dengan sistem syariah Islam dengan berdasarkan Alqur’an dan Hadist serta patuh dengan ketentuan pemerintah yang ada,” pungkasnya.

Reporter : Edy Dharmawan
Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait