Pemkot Banjarmasin Akan Razia Kios yang Jual Elpiji 3 Kg

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pemkot Banjarmasin berencana akan melakukan razia terhadap kios-kios yang saat ini mejual elpiji 3 kg. Hal ini dilakukan demi menanggulangi kelangkaan elpiji 3 kg yang kerap terjadi.

“Kita akan bentuk Satgas dan bergerak melakukan razia terhadap warung, kios dan rumah maka yang masih menggunakan gas elpiji 3 kg,” ujar Assiaten II Ekonomi dan Pembangunan pemkot Banjarmasin, Doyo Pudjadi saat bersama Pertamina dan Hiswana Migas pada Sosialisasi Distribusi LPG dan BBM di Kalsel, Selasa (16/2).

Menurutnya, penertiban ini perlu dilakukan, bahkan mulai dari agen dan pangkalan agar permasalahan ini tidak selalu terjadi.

“Pangkalan juga harus kita tertibkan, kios dan warung pasti mendapatkan elpiji dari pangkalan,” tandasnya.

BACA JUGA:  BPC HIPMI Ajak Pemuda Tala Untuk Berwirausaha

Diungkapkannya, di Banjarmasin ada 17 agen dan 500 pangkalan dengan kuota 490 ribu lebih perbulan, maka jika hanya digunakan untuk masyarakat miskin tidak mungkin terjadi kelangkaan.

“Pemkot sudah mencetak kartu kendali sebanyak 36.654 untuk keluarga miskin dan 627 UMKM jadi kalau diperuntukan bagi mereka saja mustahil habis kuota 500 ribu tabung,” papar pria yang juga Ketua Satgas Normalisasi Sungai ini.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Kalsel, H Saibani mengapresiasi langkah Pemkot Banjarmasin yang akan melakukan razia ke kios dan warung tersebut.

“Ini langkah yang baik, elpiji 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat miskin, bukan untuk ASN, rumah makan atau orang yang mampu,” ujarnya.

BACA JUGA:  Disperindagkop-UKM HSU Gelar Pelatihan Online

Baginya, aturan itu sudah jelas, bagi masyarakat yang berpenghasilan maksimal Rp1,5 juta sajalah yang boleh menggunakan elpiji 3 kg.

“Sejak beberapa tahun lalu Gubernur Kalsel mengeluarkan edaran yang isinya aturan bagi pengguna elpiji 3 kg. Di sana jelas, siapa saja yang boleh dan tidak,” papar Saibani seraya mengatakan pihaknya mendukung langkah Pemkot Banjarmasin.

 

Editor : Didin

Pos terkait