Foto Produk Bantu Peningkatan Pemasaran

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarbaru-Pemasaran produk UMKM dapat ditingkatkan dengan bantuan foto produk yang baik. Hal ini disampaikan Deasy Arfiani Arsyad, praktisi fotografi, dalam acara Pelatihan dan Pendampingan UMKM Kota Banjarbaru, Sabtu (14/11).

Menurut Deasy, foto produk yang baik haruslah memenuhi kaidah dasar-dasar fotografi meski hanya dipotret dengan alat dan perlengkapan pendukung sederhana.

“Jangan terjebak dalam penyajian ornamen pendukung, mau artistik tapi produk yang mau dijual malah kalah menonjol dengan pernak-pernik lain di foto itu,” ujar Deasy.

Memotret produk baik itu produk fashion, kuliner atau bahkan produk jasa sekalipun, dapat dilakukan sendiri oleh pengusaha UMKM dengan menggunakan smartphone yang mereka miliki. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain pencahayaan alami, sudut bidik kamera dan editing sederhana pada aplikasi atau fitur yang tersedia.

BACA JUGA:  Kasus Baru Covid-19 Di Kalsel Terbanyak dari Tabalong

“Yang terpenting, informasi atas produk yang kita jual itu tersampaikan melalui foto tersebut,” lanjut Deasy.

Pelatihan dan Pendampingan UMKM Kota Banjarbaru yang dilaksanakan oleh DPC IKAPRI (Ikatan Kartini Profesional Indonesia) Kota Banjarbaru dan ABDSI (Association of Bussiness Development Service Indonesia) Banjarbaru, merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi para pelaku UMKM yang terdampak pandemi covid-19 saat ini.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan UMKM merupakan program rutin yang rencananya akan diagendakan setiap bulan. Deasy Arfiani yang juga Ketua ABDSI Kota Banjarbaru menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan kepada semua pengusaha UMKM yang ada di Kota Banjarbaru.

“Tapi untuk sementara ini kami hanya melaksanakan dalam skala kecil, dibatasi 10 pengusaha UMKM setiap kegiatan, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Deasy.

BACA JUGA:  'Melon' Capai 40 Ribu, Pemko Hanya Memantau

Adapun materi lain yang akan diberikan pada pelatihan berikutnya antara lain pengelolaan keuangan, teknik penjualan online, dan lain-lain.

“Dan pendampingan ini murni tidak dipungut biaya. Sebagai bentuk pengabdian kami sebagai sesama pelaku usaha dan bukti kecintaan kami terhadap Kota Banjarbaru,” pungkas Deasy.

Reporter : Edhy Dharmawan
Editor : Aditya

L

Pos terkait